Rapid Test 17 Warga Enrekang yang Dideportasi dari Malaysia Non-Reaktif

Senin, 15 Juni 2020 - 14:49 WIB
loading...
Rapid Test 17 Warga...
Sejumlah warga Enrekang yang dideportasi Malaysia saat berada di posko siaga COVID-19 kantor perpustakaan baru menjalani masa karantina. Foto: SINDOnews/Aris Bafauzi
A A A
ENREKANG - Hasil rapid test 17 warga Enrekang yang dideportasi dari Malaysia non-reaktif. Kini, mereka sudah bisa pulang ke kampung halamannya masing-masing. Mereka sebelumnya juga telah menjalani karantina di posko siaga COVID-19 kantor perpustakaan baru.

"Alhamdulillah, setelah jalani karantina, dengan tetap dipantau kesehatannya. Hasil rapid test yang kita lakukan kepada tujuh belas warga Enrekang yang dideportasi dari Malaysia non-reaktif," ujar juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Enrekang, Sutrisno, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Tiba dari Malaysia, 14 TKI Asal Gowa Langsung Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sebelum mengembalikan 17 warga tersebut, Tim Gugus terlebih dahulu melakukan pendataan, mengenai lokasi pasti keluarga mereka. Tim Gugus juga ingin memastikan, apakah keluarga mereka tidak akan menolak para warga yang telah menjalani karantina dengan hasil rapid test non-reaktif.

"Ada yang kita cek dulu, apa mereka mau menerima. Dan ada juga yang baru kita cari tahu, mungkin karena sudah lama merantau jadi lupa di mana kampung halamannya di Enrekang. Dan sebagian juga yang dijemput langsung keluarganya di posko siaga," tambah Sutrisno.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Evakuasi WNI dari Iran...
Evakuasi WNI dari Iran Terus Berlanjut, 24 Warga Jabar Dipulangkan Bertahap
WNI Korban TPPO di Kamboja...
WNI Korban TPPO di Kamboja Meninggal Dunia, Jenazah Diterbangkan ke Sukabumi
12 Orang Terombang-ambing...
12 Orang Terombang-ambing di Laut Sukabumi, Diselamatkan Nelayan usai Ditahan di Australia
9 WNA Asal China dan...
9 WNA Asal China dan 3 WNI Diamankan di Perairan Sukabumi
26 WNA di Bali Jalani...
26 WNA di Bali Jalani Sidang Pewarganegaraan untuk Jadi WNI
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Rekomendasi
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Ruben Onsu Tunda Cicilan...
Ruben Onsu Tunda Cicilan Rumah Rp379 Juta dan Nafkah Anak Jelang Sidang, Ini Alasannya!
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved