Tiba di Asrama Haji Surabaya, WNI dari Sudan Sarapan Ketupat Opor
Minggu, 30 April 2023 - 14:19 WIB
loading...
Sebanyak 21 WNI asal Jawa Timur yang dievakuasi dari Sudan tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Minggu (30/4/2023)
A
A
A
SURABAYA - Sebanyak 21 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Jawa Timur (Jatim) yang dievakuasi dari Sudan tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Minggu (30/4/2023). Rombongan pertama 21 orang terdiri 18 orang dewasa 1 anak-anak dan 2 orang balita.
Setibanya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menyambut WNI dari Sudan dengan sarapan pagi bersama. Menu ketupat opor yang menjadi andalan momen lebaran pun tersaji sebagai hidangan khas Hari Raya lebaran lengkap dengan lepet.
"Saya sengaja menyiapkan Ketupat, Lepet dan Opor karena ini masih suasananya lebaran. Semoga semua suka 'Ketupat Opor'. Ada Ketupat dan Lepet tidak di Sudan?," tanya Khofifah. "Tidak ada ibu," sahut Sucipto (60) warga Sidotopo Wetan Surabaya yang baru menetap di Sudan selama 1 tahun.
Dengan telaten dan sabar, Khofifah menjamu dan melayani para warga Jatim yang memang lama tidak merasakan ketupat dan lepet lebaran selama berada di Sudan. "Mari silahkan, ambil lagi saya yakin di Sudan tidak ada Ketupat, opor berkuah santan ataupun lepet seperti di Indonesia. Semoga semua sehat dan segera berkumpul dengan keluarga," harapnya.
Baca juga: Tersebar di 30 Provinsi, Relawan Perempuan dan Anak Perindo Siap Bantu Masyarakat
Setibanya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menyambut WNI dari Sudan dengan sarapan pagi bersama. Menu ketupat opor yang menjadi andalan momen lebaran pun tersaji sebagai hidangan khas Hari Raya lebaran lengkap dengan lepet.
"Saya sengaja menyiapkan Ketupat, Lepet dan Opor karena ini masih suasananya lebaran. Semoga semua suka 'Ketupat Opor'. Ada Ketupat dan Lepet tidak di Sudan?," tanya Khofifah. "Tidak ada ibu," sahut Sucipto (60) warga Sidotopo Wetan Surabaya yang baru menetap di Sudan selama 1 tahun.
Dengan telaten dan sabar, Khofifah menjamu dan melayani para warga Jatim yang memang lama tidak merasakan ketupat dan lepet lebaran selama berada di Sudan. "Mari silahkan, ambil lagi saya yakin di Sudan tidak ada Ketupat, opor berkuah santan ataupun lepet seperti di Indonesia. Semoga semua sehat dan segera berkumpul dengan keluarga," harapnya.
Baca juga: Tersebar di 30 Provinsi, Relawan Perempuan dan Anak Perindo Siap Bantu Masyarakat
Lihat Juga :