Berebut Lahan Parkir, Preman Ini Bersimbah Darah Nyaris Tewas Dikeroyok Belasan Orang

Minggu, 30 Januari 2022 - 23:26 WIB
loading...
Berebut Lahan Parkir, Preman Ini Bersimbah Darah Nyaris Tewas Dikeroyok Belasan Orang
Polisi saat menunjukkan lokasi pengeroyokan sejumlah orang kepada seorang preman yang diduga berebut lahan parkir di Palembang. Foto: SINDOnews/Dede Febriansyah
A A A
PALEMBANG - Seorang preman di Palembang, Never Yansen alias Feri Datuk bersimbah darah dan nyaris tewas usai dikeroyok belasan orang di lokasi yang diduga jadi rebutan lahan parkir , Minggu (30/1/2022).

Lahan parkir yang diduga jadi rebutan dua kubu preman ini di sekitar rumah susun, tepatnya di belakang Palembang Indah Mal (PIM), Kecamatan Ilir Barat I, Palembang .

Baca juga: Sebelum Kejadian, Ferman Korban Bentrok di Diskotek Sorong Sempat Video Call dengan sang Ibu

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, akibat pengeroyokan itu Feri Datuk mengalami luka bacokan di sejumlah bagian kepala dan tangan, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Pelaku RS saat ini masih dalam pengejaran oleh Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Unit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang," ujar Kompol Tri Wahyudi, Minggu (30/1/2022).



Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang, Kompol Roy Tambunan mengatakan bahwa kejadian berawal saat korban dan pelaku bertemu di lokasi kejadian. Sempat terjadi perselisihan diduga lahan parkir.

"Karena banyaknya rombongan dari pihak pelaku, membuat korban yang merupakan warga Rusun Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang tergeletak dengan sejumlah luka dan bersimbah darah," bebernya.

Baca juga: Mobil Sedan Terbalik setelah Tabrak Trotoar Mal Palembang Trade Center, Pengemudi Terluka Parah Saat ini, kata Kapolsek, Feri Datuk sedang menjalani perawatan intensif karena diduga dikeroyok 15 orang hingga mengalami luka bacok di sejumlah bagian, seperti di pipi kanan, kepala sebelah kiri, tangan kanan dan kiri, bahu kiri, punggung, dengkul, kaki kanan dan kiri.

"Sejumlah barang bukti, seperti pedang, parang, besi, pisau, sandal, sepatu sudah diamankan. Dan kini kita masih terus dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi di lokasi," bebernya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3804 seconds (11.97#12.26)