Pengawasan di Perbatasan Gowa Diperketat Jelang PSBB
Kamis, 23 April 2020 - 14:50 WIB
loading...
Pengawasan perbatasan Kabupaten Gowa semakin diperketat menjelang penerapan PSBB. Foto/SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
SUNGGUMINASA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperketat seluruh pintu masuk alias perbatasan di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan setelah Kementerian Kesehatan RI menyetujui penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di daerah dengan kasus virus corona alias covid-19 terbanyak kedua di Sulsel.
"Ini menjadi tugas berat kita di lapangan karena Gowa berbarasan dengan sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Di antaranya yakni Makassar, Jeneponto, Takalar, Sinjai, Bantaeng dan Maros," ungkap Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda Gowa, Kamis (23/4/2020).
Baca Juga: Gowa Siap PSBB, Bupati Adnan: Paling Cepat Sabtu Diterapkan
Selain memperketat pintu masuk Gowa, Pemkab Gowa juga mengintensifkan sosialisasi PSBB. Wabup Gowa menginginkan seluruh warga tahu terkait rencana penerapan PSBB, termasuk apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan saat kebijakan itu diberlakukan.
Dia juga meminta kepala desa dan lurah untuk mendata baik-baik warga yang pantas untuk mendapatkan bantuan. Dengan begitu, lanjutnya tidak ada warga kelaparan atau menganggap tidak bisa makan tatkala PSBB diberlakukan.
Baca Juga: Dukung PSBB Makassar, Pemkab Gowa Bikin Posko Perbatasan
"Ini menjadi tugas berat kita di lapangan karena Gowa berbarasan dengan sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Di antaranya yakni Makassar, Jeneponto, Takalar, Sinjai, Bantaeng dan Maros," ungkap Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda Gowa, Kamis (23/4/2020).
Baca Juga: Gowa Siap PSBB, Bupati Adnan: Paling Cepat Sabtu Diterapkan
Selain memperketat pintu masuk Gowa, Pemkab Gowa juga mengintensifkan sosialisasi PSBB. Wabup Gowa menginginkan seluruh warga tahu terkait rencana penerapan PSBB, termasuk apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan saat kebijakan itu diberlakukan.
Dia juga meminta kepala desa dan lurah untuk mendata baik-baik warga yang pantas untuk mendapatkan bantuan. Dengan begitu, lanjutnya tidak ada warga kelaparan atau menganggap tidak bisa makan tatkala PSBB diberlakukan.
Baca Juga: Dukung PSBB Makassar, Pemkab Gowa Bikin Posko Perbatasan
Lihat Juga :