Trump: Tenggelamkan Kapal Perang Iran!
Kamis, 23 April 2020 - 08:30 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/Jonathan Ernst
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump melipatgandakan ancaman terhadap kapal-kapal perang Iran yang bermanuver terlalu dekat dengan kapal perang Amerika.
Setelah memerintahkan Angkatan Laut Amerika menembak kapal-kapal Teheran, kini sang presiden minta agar kapal-kapal tersebut ditenggelamkan.
Perintah Trump ini keluar setelah pada Rabu pekan lalu 11 kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengepung kapal-kapal perang Amerika di Teluk Persia.
"Kita tidak akan mempermasalahkannya. Jika mereka melakukan itu membahayakan kapal kita dan para kru serta pelaut kita dalam bahaya—saya tidak akan membiarkan itu terjadi. Dan kita akan....mereka akan menembak mereka keluar dari air," kata Trump, yang ingin kapal-kapal IRGC lenyap dari permukaan air laut alias tenggelam.
"Itu ancaman. Ketika mereka berada sedekat itu dengan kapal kita, dan mereka memiliki senjata, mereka memiliki senjata yang sangat besar di kapal-kapal itu, tetapi kita akan menembak mereka dari air," lanjut Trump, hari Rabu waktu Washington seperti dilansir Reuters, Kamis (23/4/2020).
Setelah memerintahkan Angkatan Laut Amerika menembak kapal-kapal Teheran, kini sang presiden minta agar kapal-kapal tersebut ditenggelamkan.
Perintah Trump ini keluar setelah pada Rabu pekan lalu 11 kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengepung kapal-kapal perang Amerika di Teluk Persia.
"Kita tidak akan mempermasalahkannya. Jika mereka melakukan itu membahayakan kapal kita dan para kru serta pelaut kita dalam bahaya—saya tidak akan membiarkan itu terjadi. Dan kita akan....mereka akan menembak mereka keluar dari air," kata Trump, yang ingin kapal-kapal IRGC lenyap dari permukaan air laut alias tenggelam.
"Itu ancaman. Ketika mereka berada sedekat itu dengan kapal kita, dan mereka memiliki senjata, mereka memiliki senjata yang sangat besar di kapal-kapal itu, tetapi kita akan menembak mereka dari air," lanjut Trump, hari Rabu waktu Washington seperti dilansir Reuters, Kamis (23/4/2020).
Lihat Juga :