Belasan TKI Ilegal Hilang di Perairan Johor, 2 Kapal SAR Gabungan Dikerahkan Cari Korban
Jum'at, 17 Desember 2021 - 14:41 WIB
loading...
Tim SAR Kelas A Tanjungpinang, Kepri, diberangkatkan untuk melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal boat pancung yang mengangkut puluhan TKI di perairan Johor, Malaysia. Foto/iNews TV/Ahamda Afandi Pohan
A
A
A
BINTAN - Tim SAR gabungan dikerahkan dari Tanjungpinang, Kepri, untuk membantu melakukan pencarian korban kapal boat pancung yang tenggelam di perairan Johor, Malaysia. Kapal boat pancung tersebut, berisi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Baca juga: 50 TKI Ilegal Jadi Korban Kapal Tenggelam di Malaysia, Ini Data-data yang Ditemukan
Upaya pencarian korban dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan dua kapal milik Basarnas, dan TNI AL. Mereka juga melakukan koordinasi dengan MRSC Putra Jaya, dan MRSC Johor Bahru, untuk melakukan pertolongan dan pencarian 17 korban yang masih hilang.
Sebanyak 19 personel tim SAR gabungan dikerahkan di wilayah peraiaran perbatasan Indonesia-Malaysia. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Tanjungpinang, Kepri, Selamet Riyadi mengatakan, terus berkoordinasi bersama MRSC Johor Bahru, dan MRSC Putra Jaya, untuk mencari para korban.
Baca juga: 50 TKI Ilegal Jadi Korban Kapal Tenggelam di Malaysia, Ini Data-data yang Ditemukan
Upaya pencarian korban dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan dua kapal milik Basarnas, dan TNI AL. Mereka juga melakukan koordinasi dengan MRSC Putra Jaya, dan MRSC Johor Bahru, untuk melakukan pertolongan dan pencarian 17 korban yang masih hilang.
Sebanyak 19 personel tim SAR gabungan dikerahkan di wilayah peraiaran perbatasan Indonesia-Malaysia. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Tanjungpinang, Kepri, Selamet Riyadi mengatakan, terus berkoordinasi bersama MRSC Johor Bahru, dan MRSC Putra Jaya, untuk mencari para korban.
Lihat Juga :