Tertimpa Musibah di Pantai Drini, Rombongan Siswa SMPN 7 Mojokerto Disambut Isak Tangis Orang Tua
Rabu, 29 Januari 2025 - 07:48 WIB
loading...
Ratusan siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 7 Kota Mojokerto dikumpukan di halaman sekolah, Selasa (28/1/2025) malam. FOTO/SHOLAHUDIN
A
A
A
JAKARTA - Kedatangan lima bus berisi 250 siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 7 Kota Mojokerto, disambut isak tangis orang tua, Selasa (28/1/2025) malam. Rombongan siswa tersebut tertimpa musibah, tiga di antaranya tewas terseret ombak saat berwisata di Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Setiba di SMP 7 Mojokerto, para siswa langsung dikumpulkan di halaman sekolah untuk dilakukan absensi dan pemeriksaan kesehatan oleh para guru. Setelah itu, para siswa diberi pengarahan oleh Penjabat Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, dan kemudian dijemput oleh orang tua masing-masing untuk pulang ke rumah.
Salah satu orang tua, Gangsar Widodo, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui musibah yang menimpa anak-anak mereka di Pantai Drini pada pukul 08.00 pagi. Awalnya, anaknya mengirimkan pesan 'Bu' tapi setelah itu tidak bisa dihubungi. Nomor kontak teman-teman anaknya juga tidak bisa ditelepon.
"Akhirnya wali murid semua mendengar dari anak-anaknya musibah tersebut," kata Gangsar, Selasa (28/1/2025) malam.
Setiba di SMP 7 Mojokerto, para siswa langsung dikumpulkan di halaman sekolah untuk dilakukan absensi dan pemeriksaan kesehatan oleh para guru. Setelah itu, para siswa diberi pengarahan oleh Penjabat Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, dan kemudian dijemput oleh orang tua masing-masing untuk pulang ke rumah.
Salah satu orang tua, Gangsar Widodo, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui musibah yang menimpa anak-anak mereka di Pantai Drini pada pukul 08.00 pagi. Awalnya, anaknya mengirimkan pesan 'Bu' tapi setelah itu tidak bisa dihubungi. Nomor kontak teman-teman anaknya juga tidak bisa ditelepon.
"Akhirnya wali murid semua mendengar dari anak-anaknya musibah tersebut," kata Gangsar, Selasa (28/1/2025) malam.
Lihat Juga :