Jasad Jurnalis Televisi yang Hilang dalam Ledakan Kapal di Ternate Ditemukan
Sabtu, 08 Februari 2025 - 15:56 WIB
loading...
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad jurnalis Metro TV, Sahril Helmi, yang sempat hilang dalam insiden ledakan Kapal RIB 04 milik Basarnas Ternate, Sabtu (8/2/2025). FOTO/ISMAIL SANGAJI
A
A
A
TERNATE - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad jurnalis Metro TV, Sahril Helmi, yang sempat hilang dalam insiden ledakan Kapal RIB 04 milik Basarnas Ternate, Sabtu (8/2/2025). Korban ditemukan terdampar di Pantai Desa Sabatang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, pagi tadi, setelah sebelumnya dinyatakan hilang sejak insiden tersebut pada Minggu (2/2/2025) malam lalu.
Sahril Helmi, yang tengah meliput kejadian, dilaporkan hilang setelah ledakan besar mengguncang kapal yang digunakan oleh Basarnas Ternate dalam misi evakuasi nelayan yang mengalami kerusakan mesin. Ledakan tersebut juga menyebabkan dua anggota Basarnas meninggal dunia dan satu anggota Polairud Polda Maluku Utara turut menjadi korban.
Penemuan jasad korban bermula ketika Kepala Desa Sabatang bersama warga setempat menemukan tubuh Sahril Helmi terdampar di pesisir pantai. Setelah itu, mereka segera menghubungi tim SAR untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Babang dan selanjutnya dilarikan ke RSUD Halmahera untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Dengan bantuan tim SAR gabungan dan wartawan yang turut serta, jasad korban berhasil diangkat dari dermaga dan dibawa menggunakan ambulans. Kedua orang tua korban yang ikut dalam kapal KRI Mata Bongasang tiba di lokasi dan melakukan identifikasi, yang kemudian memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Sahril Helmi.
Sahril Helmi, yang tengah meliput kejadian, dilaporkan hilang setelah ledakan besar mengguncang kapal yang digunakan oleh Basarnas Ternate dalam misi evakuasi nelayan yang mengalami kerusakan mesin. Ledakan tersebut juga menyebabkan dua anggota Basarnas meninggal dunia dan satu anggota Polairud Polda Maluku Utara turut menjadi korban.
Penemuan jasad korban bermula ketika Kepala Desa Sabatang bersama warga setempat menemukan tubuh Sahril Helmi terdampar di pesisir pantai. Setelah itu, mereka segera menghubungi tim SAR untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Babang dan selanjutnya dilarikan ke RSUD Halmahera untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Dengan bantuan tim SAR gabungan dan wartawan yang turut serta, jasad korban berhasil diangkat dari dermaga dan dibawa menggunakan ambulans. Kedua orang tua korban yang ikut dalam kapal KRI Mata Bongasang tiba di lokasi dan melakukan identifikasi, yang kemudian memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Sahril Helmi.
Lihat Juga :