2 Kuli Bangunan Rampok Pegawai Koperasi, Cuma Dapat Uang Rp100 Ribu dan Catatan Utang
Selasa, 23 November 2021 - 14:02 WIB
loading...
Ilustrasi perampokan. Foto: Istimewa/SINDOnews
A
A
A
SUBULUSSALAM - Penangkapan dua perampok di Desa Tanah Tumbuh, Runding, Kota Subulussalam, diwarnai aksi saling kejar-kejaran dan tembak menembak. Pelaku akhirnya ditangkap di dua tempat terpisah.
Kedua tersangka begal itu, diketahui berinisial R alias B (39), dan IW (31). Keduanya merupakan warga Kluet Utara yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Tanah Tumbuh.
Kapolres Subulussalam, ABKP Qori Wicaksono mengatakan, motif yang biasa digunakan kedua pelaku adalah dengan mengincar korbannya yang merupakan petugas koperasi simpan pinjam.
Baca juga: Patungan Beli Sabu, 3 Kuli Bangunan Ditangkap Polisi
"Korbannya petugas koperasi simpan pinjam, bernama Herlina dan Meriana. Keduanya berniat melakukan pembegalan kepada korban, saat melewati kos-kosan," katanya, kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).
Dilanjutkan dia, dalam aksinya kedua pelaku melengkapi diri dengan senjata tajam jenis pisau dan parang. Mereka lalu melakukan aksi begalnya di jalan lintas desa yang sepi dan mengancam akan melukai korban.
Baca: Dampak Pandemi, Sopir Angkot di Salatiga Banting Stir Jadi Kuli Bangunan
Kedua tersangka begal itu, diketahui berinisial R alias B (39), dan IW (31). Keduanya merupakan warga Kluet Utara yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Tanah Tumbuh.
Kapolres Subulussalam, ABKP Qori Wicaksono mengatakan, motif yang biasa digunakan kedua pelaku adalah dengan mengincar korbannya yang merupakan petugas koperasi simpan pinjam.
Baca juga: Patungan Beli Sabu, 3 Kuli Bangunan Ditangkap Polisi
"Korbannya petugas koperasi simpan pinjam, bernama Herlina dan Meriana. Keduanya berniat melakukan pembegalan kepada korban, saat melewati kos-kosan," katanya, kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).
Dilanjutkan dia, dalam aksinya kedua pelaku melengkapi diri dengan senjata tajam jenis pisau dan parang. Mereka lalu melakukan aksi begalnya di jalan lintas desa yang sepi dan mengancam akan melukai korban.
Baca: Dampak Pandemi, Sopir Angkot di Salatiga Banting Stir Jadi Kuli Bangunan
Lihat Juga :