Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Dampak Pandemi, Sopir Angkot di Salatiga Banting Stir Jadi Kuli Bangunan

loading...
Dampak Pandemi, Sopir Angkot di Salatiga Banting Stir Jadi Kuli Bangunan
Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kota Salatiga, Dance Ishak Palit saat memberikan bantuan berupa paket sembako kepada sopir angkot, Kamis (22/7/2021). Foto/Ist
SALATIGA - Pandemi COVID-19 berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Seperti yang dialami para sopir angkutan kota (angkot) di Salatiga.

Baca juga: COVID-19 di Klaten Meningkat, Kapolda Jateng Ajak Warga Terpapar Isolasi Terpusat

Semenjak pandemi COVID-19, usaha transportasi kolaps lantaran sepi penumpang. Pendapatan sopir pun tak menentu sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Akhirnya mereka memilih alih profesi atau banting stir sebagai kuli bangunan dan bekerja serabutan yang bisa dikerjakan.

Baca juga: Gresik Geger, Pria Pemilik Salon Kabur Usai Pelanggan Berteriak Dilecehkan

"Teman-teman banyak yang alih profesi. Ada yang jadi kuli bangunan dan ada yang kerja serabutan agar bisa mendapatkan penghasilan. Ini imbas pandemi COVID-19," kata Ketua Induk Paguyuban Angkot Salatiga ( IPAS) Agus Siswanto di sela-sela menerima bantuan paket sembako dari Satgas COVID-19 Kota Salatiga, Kamis (22/7/2021).

Dia menyatakan, kondisi usaha transportasi nyaris gulung tikar ini, tentunya berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari kru angkot. Karena itu, mereka berupaya mencari pekerjaan lain agar bisa mendapatkan penghasilan.



"Sekarang mencari pendapatan sesuai hitungan operasional sudah tidak bisa. Sehingga banyak kru angkot yang alih profesi," tandasnya.

Sementara itu, Satgas COVID-19 Kota Salatiga menyalurkan bantuan paket sembako kepada kru angkutan umum di kompleks Kantor DPRD Salatiga. Bantuan ini, untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dimasa PPKM darurat.

"Kita sudah menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak COVID-19 sebanyak 800 paket. Kami juga sudah membagikan ratusan APD untuk relawan pemulasaraan dan pemakaman jenazah warga yang terpapar COVID-19," kata Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kota Salatiga, Dance Ishak Palit.

Dia mengatakan, selain menyalurkan bantuan untuk sopir angkot, hari ini Satgas COVID-19 juga menyalurkan paket sembako kepada warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah.



"Bantuan langsung kami salurkan ke warga yang isolasi mandiri. Kita akan terus membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19," ujarnya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top