Sadis! Belum Bayar SPP 9 Siswa SMK Penerbangan di Batam Disiksa, Orang Tua Lapor Polda Kepri

Jum'at, 19 November 2021 - 16:02 WIB
loading...
Sadis! Belum Bayar SPP 9 Siswa SMK Penerbangan di Batam Disiksa, Orang Tua Lapor Polda Kepri
Orang tua korban kekerasan, dan KPAD Batam, melapor ke Polda Kaperi. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
A A A
BATAM - Orang tua sejumlah siswa SMK Dirgantara Batam, didampingi Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kota Batam, melaporkan kasus dugaan kekerasan ke Polda Kepri, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan

Laporan ke polisi ini, diperkuat dengan beredarnya foto-foto aksi kekerasan secara sadis yang menimpa sejumlah siswa sekolah penerbangan tersebut. Kini kasus kekerasan tersebut, ditangani Ditreskrimum Polda Kepri.



Para orang tua korban yang didampingi KPPAD Kota Batam tersebut, melaporkan adanya penyiksaan dan kekerasan fisik maupun psikologis yang menimpa sejumlah pelajar. Ketua KPPAD Kota Batam, Abdilah Saman menyebut, kekerasan yang terjadi di SMK Dirgantara Batam ini, bukan yang pertama terjadi.

Baca juga: Mediasi Gagal, PNS Gugat Ibu Kandung Tetap Ingin Kuasai Rumah Mewah Orang Tuanya



"Aksi kekerasan terhadap anak di sekolah tersebut, terindikasi telah terjadi berulang kali. Dan kali ini, sembilan orang anak melapor pada KPPAD Kota Batam, terkait aksi kekerasan yang diterimanya," tuturnya.

Dia juga mengaku, telah mengantongi bukti sebagai petunjuk awal aksi penganiayaan terhadap beberapa siswa SMK Dirgantara Batam. Kekerasan yang diterima para korban, mulai dari pemukulan hingga tangan diborgol dan leher dirantai.

Parahnya lagi, para siswa yang menjadi korban kekerasan ini dimasukkan dalam kamar yang berbentuk tak ubahnya sel atau penjara. Menurut pengakuan para korban kepada KPPAD Kota Batam, penganiayaan itu dipicu masalah keterlambatan pembayaran SPP.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1757 seconds (10.177#12.26)