Memilukan Harimau Betina Tewas Tersangkut Jerat Babi, BBKSDA Riau: Ada Kesengajaan

Senin, 18 Oktober 2021 - 02:57 WIB
Memilukan Harimau Betina Tewas Tersangkut Jerat Babi, BBKSDA Riau: Ada Kesengajaan
Seekor Harimau Sumatera ditemukan mati terjerat di hutan produksi Tanjung Leban Kabupaten Bengkalis, Riau. Foto/iNews TV/Muhammad Yusuf
A A A
BENGKALIS - Harimau Sumatera, berjenis kelamin betina mati terkena jerat babi yang terbuat dari seling baja. Peristiwa memilukan ini terjadi di kawasan hutan produksi Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Baca juga: Sebelum Mati Dalam Jerat Babi, Harimau Sumatera Meronta dan Kaki Alami Luka Parah

Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, dibantu petugas Polri dan TNI, telah mengevakuasi bangkai Harimau Sumatera tersebut, untuk dilakukan nekropsi atau bedah bangkai satwa.





Kematian Harimau Sumatera ini, diketahui warga Tanjung Leban, Bengkalis, saat hendak pergi berkebun, Minggu (17/10/2021) pagi sekitar pukul 09.45 WIB. Harimau ditemukan mati terjerat dan terperosok ke dalam kanal.

Baca juga: Sadis! Seorang Anak di Samosir Bacok Ayah Kandungnya hingga Tewas

Kemudian kematian harimau tersebut, dilaporkan warga ke Polsek Bukit Batu. Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala BBKSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara, Harimau Sumatera berjenis kelamin betina ini ditemukan mati sekitar 21 km di luar kawasan suaka margasatwa.

"Dari hasil penyelidikan sementara, harimau ini mati terjerat di kaki kiri bagian depan, dan jerat seling baja ini memang sengaja dipasang oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memburu Harimau Sumatera, " tuturnya.

Baca juga: Terus Bergerilya di Jabar, Relawan Ganjar Pranowo Capres 2024 Incar Dukungan Warga

Data dari BBKSDA Riau, dalam enam bulan terakhir ini ada tiga ekor Harimau Sumatera yang mati terjerat oleh perangkap jerat yang sengaja dipasang oknum yang tidak bertanggung jawab. Dua ekor Harimau Sumatera, mati terjerat seling di Kabupaten Siak, dan satu ekor harimau mati di Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1873 seconds (10.177#12.26)