Sadis! Seorang Anak di Samosir Bacok Ayah Kandungnya hingga Tewas
Senin, 18 Oktober 2021 - 02:36 WIB
loading...
Seorang anak di Dusun Tiga Sitorang Nabolon, Desa Sihusapi, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, membunuh ayahnya dengan senjata tajam. Foto/iNews TV/Junjungan Marpaung
A
A
A
SAMOSIR - Peristiwa pembunuhan sadis terjadi di Dusun Tiga Sitorang Nabolon, Desa Sihusapi, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Seorang anak, tega membunuh ayah kandungnya sendiri dengan cara dibacok menggunakan kampak.
Baca juga: Geger, Sopir Angkutan Pedesaan di Bukittinggi Tewas dengan Usus Terburai
Tidak hanya itu, pelaku berinisial BS tersebut, juga menganiaya ibu kandungnya hingga mengalami luka sangat parah. Korban tewas diketahui bernama Sampe Raja Tua Situmorang, sementara korban luka parah adalah Kostaria Simarmata.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu (16/10/2021) malam. Pelaku BS yang membawa parang, dengan membabi buta menebas leher ayah kandungnya sendiri, serta membacok ibu kandungnya di halaman rumah.
Baca juga: Terus Bergerilya di Jabar, Relawan Ganjar Pranowo Capres 2024 Incar Dukungan Warga
Korban Kostaria Simarmata, sempat melarikan diri dari amukan anak kandungnya tersebut. Dalam kondisi berlumuran darah, dia meminta pertolongan warga. Hingga kini belum diketahui apa motif terjadinya pembunuhan tersebut, namun diketahui BS selama ini mengalami gangguan jiwa.
Baca juga: Geger, Sopir Angkutan Pedesaan di Bukittinggi Tewas dengan Usus Terburai
Tidak hanya itu, pelaku berinisial BS tersebut, juga menganiaya ibu kandungnya hingga mengalami luka sangat parah. Korban tewas diketahui bernama Sampe Raja Tua Situmorang, sementara korban luka parah adalah Kostaria Simarmata.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu (16/10/2021) malam. Pelaku BS yang membawa parang, dengan membabi buta menebas leher ayah kandungnya sendiri, serta membacok ibu kandungnya di halaman rumah.
Baca juga: Terus Bergerilya di Jabar, Relawan Ganjar Pranowo Capres 2024 Incar Dukungan Warga
Korban Kostaria Simarmata, sempat melarikan diri dari amukan anak kandungnya tersebut. Dalam kondisi berlumuran darah, dia meminta pertolongan warga. Hingga kini belum diketahui apa motif terjadinya pembunuhan tersebut, namun diketahui BS selama ini mengalami gangguan jiwa.
Lihat Juga :