Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Polisi Pukul Mundur Massa yang Hadang Eksekusi Lahan Sengketa di Maros

loading...
Polisi Pukul Mundur Massa yang Hadang Eksekusi Lahan Sengketa di Maros
Polisi berhasil memukul mundur pihak tergugat yang kalah di pengadilan hingga membuka blokade jalan dan pagar seng yang dipasang pihak tergugat. Foto: iNewsTV/Wahyu Ruslan
MAROS - Polisi berhasil memukul mundur massa yang berusaha menghadang dan menghalangi eksekusi lahan sengketa di Kabupaten Maros , Sulawesi Selatan ( Sulsel ), Rabu (13/10/2021).

Pihak tergugat yang kalah di pengadilan mencoba menghadang petugas saat proses eksekusi lahan sengketa seluas15.000 meter per segi atau 1,5 hektare di Dusun Pammanjeng, Kecamatan Moncongloe, hingga kericuhan tak terhindarkan.

Baca juga: Aksi Emak-emak Hadang Aparat Bikin Kaget Pasukan Brimob Bersenjata Lengkap

Mereka bahkan sampai memasang pagar seng agar lahan milik mereka tidak dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Maros.



Massa dari kubu yang kalah bahkan terlibat adu mulut saat berusaha mengusir polisi dan petugaseksekusi PN Maros yang akan masuk ke dalamlokasi sengketa lahan untuk membacakan keputusan eksekusi.

Lahan seluas 15.000 meter per segi atau 1,5 hektare ini dipersengketakanantara pemohon Daeng Sikki dengan termohonAbdul Hamid. Keduanya merupakan saudara kandung yang berselisih soal harta warisan.

Tidak hanya terlibat adu mulut dengan petugas, meski sudah kalah dalam sengketadi pengadilan, namun pihak tereksekusi tetap mempertahankan lahan mereka dengan cara memblokade jalan masuk ke lokasi eksekusi menggunakan pagar seng.

Baca juga: Miris Pria Bali Hajar Anak Kandung dengan Mainan Pedang-pedangan hingga Tewas

Namun upaya mereka sia-sia saat petugas kepolisian bersenjata lengkap langsung memblokade pihak kalah dalam sengketa agar tidak menghalangi petugas saat melakukan eksekusi, kemudian pagar seng yang menghalangi jalan petugas langsung dibongkar tanpa ada perlawanan dari pihak kalah.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top