Lahan Pemukiman Disebut Masuk Hutan Lindung, Ratusan Warga Meradang Terobos Kantor Kejati Sulbar
Selasa, 05 Oktober 2021 - 21:28 WIB
loading...
Demo ratusan warga yang mengatasnamakan diri Aliansi Petani Tambak, Pekebun dan Masyarakat Bermukim, di Kantor Kejati Sulbar sempat diwarnai kericuhan, Selasa (5/10/2021).Foto: iNewsTV/Frendy Christian
A
A
A
MAMUJU - Demo ratusan warga yang mengatasnamakan diri Aliansi Petani Tambak, Pekebun dan Masyarakat Bermukim, di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat , sempat diwarnai kericuhan , Selasa (5/10/2021).
Ratusan massa aliansi terlibat aksi saling dorong dengan polisi yang bertugas mengamankan aksi tersebut.
Suasana semakin memanas saat warga berupaya menerobos masuk ke kantor Kejati Sulbar,situasi baru mereda setelah pihak kejati sulbar bersedia menemui massa untuk berdialog.
Baca juga: Pemukiman Mereka Masuk Hutan Lindung, Warga Mamuju Tuntut Segera Dibebaskan
Dalam aksisnya, mereka meminta pihak Kejati Sulbar menghentikan proses penyelidikan terhadap kasus peralihan lahan kawasan di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju.
Ratusan massa aliansi terlibat aksi saling dorong dengan polisi yang bertugas mengamankan aksi tersebut.
Suasana semakin memanas saat warga berupaya menerobos masuk ke kantor Kejati Sulbar,situasi baru mereda setelah pihak kejati sulbar bersedia menemui massa untuk berdialog.
Baca juga: Pemukiman Mereka Masuk Hutan Lindung, Warga Mamuju Tuntut Segera Dibebaskan
Dalam aksisnya, mereka meminta pihak Kejati Sulbar menghentikan proses penyelidikan terhadap kasus peralihan lahan kawasan di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju.
Lihat Juga :