Fakta Sidang, Oknum Lurah di Pangkep Terima Pungli Sertifikat Tanah
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 23:43 WIB
loading...
Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep, berhasil membuktikan di persidangan bahwa Lurah Bonto Langkasa non aktif, AS menerima pungutan liar. Foto: Ilustrasi
A
A
A
PANGKEP - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep , berhasil membuktikan di persidangan bahwa Lurah Bonto Langkasa non aktif, AS menerima pungutan liar pada program sertifikat tanah gratis di Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene.
Fakta sidang tersebut membuat mereka optimis majelis hakim bakal memutus bersalah terdakwa yang tak lain lurah Bonto Langkasa ini.
Baca Juga: Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Salah seorang tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus ini, Frengky menguak fakta persidangan cukup kuat untuk nantinya majelis hakim dapat menjatuhkan vonis bersalah pada Lurah Bonto Langkasa non aktif M Adil Sammana itu.
Ia menyebut bahwa, saksi-saksi yang dihadirkan berserta dengan fakta persidangan dapat membuktikan terdakwa bersalah dalam kasus dugaan pungutan liar dengan tuntutan yang diajukan satu tahun empat bulan.
"Kita optimis di persidangan, karena kami bisa membuktikan adanya penerimaan uang tunai pada program sertifikat tanah gratis yang diterima oleh terdakwa dan itu juga diakui oleh terdakwa baik dalam proses penyidikan maupun pemeriksaan terdakwa di persidangan," jelasnya, Jumat (1/9/2021).
Tidak hanya itu, ia juga mengurai fakta yang menguatkan yaitu karena kasus tersebut diawali demonstrasi warga yang menolak pembayaran pada program sertifikat tanah gratis itu, dimana aksi tersebut dilakukan langsung di Kantor Bupati Pangkep pada tahun 2020 lalu.
Fakta sidang tersebut membuat mereka optimis majelis hakim bakal memutus bersalah terdakwa yang tak lain lurah Bonto Langkasa ini.
Baca Juga: Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Salah seorang tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus ini, Frengky menguak fakta persidangan cukup kuat untuk nantinya majelis hakim dapat menjatuhkan vonis bersalah pada Lurah Bonto Langkasa non aktif M Adil Sammana itu.
Ia menyebut bahwa, saksi-saksi yang dihadirkan berserta dengan fakta persidangan dapat membuktikan terdakwa bersalah dalam kasus dugaan pungutan liar dengan tuntutan yang diajukan satu tahun empat bulan.
"Kita optimis di persidangan, karena kami bisa membuktikan adanya penerimaan uang tunai pada program sertifikat tanah gratis yang diterima oleh terdakwa dan itu juga diakui oleh terdakwa baik dalam proses penyidikan maupun pemeriksaan terdakwa di persidangan," jelasnya, Jumat (1/9/2021).
Tidak hanya itu, ia juga mengurai fakta yang menguatkan yaitu karena kasus tersebut diawali demonstrasi warga yang menolak pembayaran pada program sertifikat tanah gratis itu, dimana aksi tersebut dilakukan langsung di Kantor Bupati Pangkep pada tahun 2020 lalu.
Lihat Juga :