Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Makassar Mencekam, Tawuran Antar Warga 2 Kecamatan Pecah di Jalanan

loading...
Makassar Mencekam, Tawuran Antar Warga 2 Kecamatan Pecah di Jalanan
Rentetan tembakan peringatan dan gas air mata dilepaskan aparat kepolsian, saat membubarkan tawuran antar warga di Kota Makassar. Foto/Ilustrasi
MAKASSAR - Suara rentetan tembakan peringatan dan gas air mata, memwarnai aksi tawuran antar warga, Minggu (19/9/2021) tengah malam. Petugas kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dan gas air mata, untuk membubarkan massa yang terlibat tawuran.

Baca juga: Palopo Mencekam, Rentetan Tembakan Warnai Bentrokan 2 Kelompok Warga

Warga yang terlibat aksi tawuran ini, berasal dari Kecamatan Tallo, dan Kecamatan Bontoala. Aksi saling serang kedua kubu tak terelakkan. Mereka saling menyerang menggunakan panah, batu, dan lampu laser.





Upaya pembubaran tawuran yang dilakukan Tim Penikam Polrestabes Makassar, mendapatkan perlawanan dari warga yang bertikai. Tembakan peringatan dan tembakan gas air mata, terpaksa dikeluarkan polisi untuk menghalau dua kubu yang bertikai.

Baca juga: Pimpinan Teroris MIT Tewas Tertembak, Kapolda dan Danrem Pantau Langsung Lokasi Baku Tembak

Tembakan peringatan dan gas air mata yang dikeluarkan aparat kepolisian, membuahkan hasil. Warga yang awalnya terlibat tawuran, akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Katim Penikam Polrestabes Makassar, Iptu Arif Muda mengatakan, penyebab pertikaian antara dua warga dari dua kecamatan itu, diduga masih terkait dendam lama yang kerap menimbulkan tawuran di lokasi tersebut.

Baca juga: Asyik Dugem, Wanita-wanita Seksi dan Ratusan Pengunjung Diskotik Kaget Dibubarkan Polisi

"Upaya mediasi antar dua kubu yang sedang bertikai, sudah sering dilakukan oleh Polrestabes Makassar," ucap Arif Muda. Saat ini situasi di lokasi kembali normal, namun aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar, bersama Polsek Tallo dan Polsek Bontoala, masih melakukan penjagaan di lokasi tawuran.



Warga yang masih saja membandel dengan berkerumun di lokasi tawuran, diimbau untuk kembali ke rumah masing-masing. Hal ini dilakukan, guna menghindari tawuran susulan dua kubu berbatasan tersebut.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top