Kesaktian Sultan Agung, Mampu Kendalikan Makhluk Gaib Jadi Abdi Dalem
Sabtu, 18 September 2021 - 06:55 WIB
loading...
Raja Mataram, Sultan Agung memiliki kesaktian tinggi hingga mampu mengendalikan makhluk gaib menjadi abdi dalem setia. Foto/Ist
A
A
A
Sultan Agung merupakan raja ketiga Kerajaan Mataram yang memiliki kesaktian tinggi hingga mampu mengendalikan makhluk gaib menjadi abdi dalem setia. Kesaktian, kepintaran dan wibawa Sultan Agung sangat ditakuti penjajah Belanda.
Memerintah pada 1613-1645, raja yang memiliki nama lengkap Sultan Agung Hanyokrokusumo ini mampu menjadikan Mataram kerajaan terbesar dan berpengaruh di Jawa dan Nusantara pada kurun waktu itu.
Baca juga: Kisah Makam Giriloyo, Makam Ghaib Sultan Agung
Tercatat dalam sejarah, Sultan Agung dengan gagah berani menyerang penjajah Belanda (VOC) yang menguasai Batavia (Jakarta) sebanyak dua kali, yakni pada 1928 dan 1929.
![Kesaktian Sultan Agung, Mampu Kendalikan Makhluk Gaib Jadi Abdi Dalem]()
Sultan Agung memerintah Kerajaan Mataram pada 1613-1645. Foto/kebudayaan.jogjakota.go.id
Sultan Agung yang lahir di Kotagede, Jogja pada 14 November 1593 silam juga mempunyai kisah mistis yang menarik. Sebelum menjadi raja, Sultan Agung memiliki nama Raden Mas Jatmika, dan terkenal pula dengan sebutan Raden Mas Rangsang.
Baca juga: Aura Magis dan Rahasia Kecantikan Ken Dedes Pemikat Para Raja
Sosok yang menggetarkan Tanah Jawa itu merupakan putra dari pasangan Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati (putri dari Prabu Wijaya). Sultan Agung naik takhta pada tahun 1613 dalam usia 20 tahun.
Dengan pengaruh dan kesaktiannya, Sultan Agung berusaha mengembangkan Islam di Pulau Jawa dan daerah yang ditaklukkannya.
Sesuai Babad Tanah Jawi, saat menjadi raja Sultan Agung mempunyai seorang abdi bernama Juru Taman. Abdi dalem ini konon dulunya adalah manusia, namun akhirnya berubah wujud menjadi siluman dan mempunyai kesaktian mandraguna yang istimewa dan sulit dikalahkan.
Tempat tinggal abdi dalem istimewa Sultan Agung ini berada di tengah hutan belantara, tepatnya di kawasan Tunjungbang, wilayah Kasultanan Mataram.
Juru Taman itu dulu adalah abdi dalem Kanjeng Panembahan Senopati, kakek Sultan Agung.
Dikisahkan bahwa Panembahan Senopati saat itu mendapat telur Lungsung Jagat dari Kanjeng Ratu Kidul atau Nyi Roro Kidul untuk dimakan.
![Kesaktian Sultan Agung, Mampu Kendalikan Makhluk Gaib Jadi Abdi Dalem]()
Sultan Agung naik takhta Kerajaan Mataram pada tahun 1613 dalam usia 20 tahun. Foto/Ist
Telur Lungsung Jagat itu berkhasiat membuat tubuh kuat dan panjang umur. Namun, Panembahan Senopati tidak langsung memakan telur pemberian Ratu Kidul.
Penguasa pertama Kasultanan Mataram ini justru membawa telur itu pulang istana. Sesampainya di kediamannya telur itu diberikan kepada Ki Juru Taman, abdi dalem yang sangat setia dan saat itu dalam keadaan sakit keras.
Memerintah pada 1613-1645, raja yang memiliki nama lengkap Sultan Agung Hanyokrokusumo ini mampu menjadikan Mataram kerajaan terbesar dan berpengaruh di Jawa dan Nusantara pada kurun waktu itu.
Baca juga: Kisah Makam Giriloyo, Makam Ghaib Sultan Agung
Tercatat dalam sejarah, Sultan Agung dengan gagah berani menyerang penjajah Belanda (VOC) yang menguasai Batavia (Jakarta) sebanyak dua kali, yakni pada 1928 dan 1929.
.jpg)
Sultan Agung memerintah Kerajaan Mataram pada 1613-1645. Foto/kebudayaan.jogjakota.go.id
Sultan Agung yang lahir di Kotagede, Jogja pada 14 November 1593 silam juga mempunyai kisah mistis yang menarik. Sebelum menjadi raja, Sultan Agung memiliki nama Raden Mas Jatmika, dan terkenal pula dengan sebutan Raden Mas Rangsang.
Baca juga: Aura Magis dan Rahasia Kecantikan Ken Dedes Pemikat Para Raja
Sosok yang menggetarkan Tanah Jawa itu merupakan putra dari pasangan Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati (putri dari Prabu Wijaya). Sultan Agung naik takhta pada tahun 1613 dalam usia 20 tahun.
Dengan pengaruh dan kesaktiannya, Sultan Agung berusaha mengembangkan Islam di Pulau Jawa dan daerah yang ditaklukkannya.
Sesuai Babad Tanah Jawi, saat menjadi raja Sultan Agung mempunyai seorang abdi bernama Juru Taman. Abdi dalem ini konon dulunya adalah manusia, namun akhirnya berubah wujud menjadi siluman dan mempunyai kesaktian mandraguna yang istimewa dan sulit dikalahkan.
Tempat tinggal abdi dalem istimewa Sultan Agung ini berada di tengah hutan belantara, tepatnya di kawasan Tunjungbang, wilayah Kasultanan Mataram.
Juru Taman itu dulu adalah abdi dalem Kanjeng Panembahan Senopati, kakek Sultan Agung.
Dikisahkan bahwa Panembahan Senopati saat itu mendapat telur Lungsung Jagat dari Kanjeng Ratu Kidul atau Nyi Roro Kidul untuk dimakan.
.jpg)
Sultan Agung naik takhta Kerajaan Mataram pada tahun 1613 dalam usia 20 tahun. Foto/Ist
Telur Lungsung Jagat itu berkhasiat membuat tubuh kuat dan panjang umur. Namun, Panembahan Senopati tidak langsung memakan telur pemberian Ratu Kidul.
Penguasa pertama Kasultanan Mataram ini justru membawa telur itu pulang istana. Sesampainya di kediamannya telur itu diberikan kepada Ki Juru Taman, abdi dalem yang sangat setia dan saat itu dalam keadaan sakit keras.
Lihat Juga :