Layanan Seks Online di Bandung Dibongkar Polisi, Sekali Kencani Wanita Muda Tarifnya Rp250 Ribu
Selasa, 07 September 2021 - 10:25 WIB
loading...
Sejumlah wanita muda korban prostitusi yang dijual seharga Rp250 ribu kepada pria hidung belang.
A
A
A
BANDUNG - Praktik layanan seks online di Kota Bandung dibongkar jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung. Praktik bisnis esek-esek ini dilakukan seorang pria berinisial FM (20). FM yang kini sudah beratatus tersangka itu menawarkan jasa layanan seks wanita muda dengan tarif Rp250.000 untuk sekali kencan.
Terbongkarnya praktik layanan esek esek itu berawal dari laporan masyarakat tentang adanya bisnis prostitusi di sebuah apartemen di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.
Tersangka menjadikan apartemen itu sebagai tempat untuk menjalankan bisnisnya selama sekitar setahun terakhir ini dengan menyediakan layanan seks wanita muda di tempat.
Baca juga: Disenggol Truk Tronton Minibus Terbalik di Ruas Tol Purbaleunyi, 1 Penumpang Tewas
Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengungkapkan, selama ini, tersangka menggunakan aplikasi percakapan MiChat dalam menjalankan bisnisnya.
"Modusnya mereka masuk ke aplikasi Michat, beberapa wanita ini bagian dari grup Michat-nya. Tarifnya Rp250.000," ungkap Aswin di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (7/9/2021).
Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga turut menggelandang enam wanita muda yang berstatus sebagai saksi. Dua di antaranya ternyata masih di bawah umur. "Ada enam wanita yang kita amankan sebagai saksi dalam rangka pembuktian perkara ini. Pelaku sudah menjalani kegiatan (bisnis esek-esek) ini kurang lebih, hampir setahun," tutur Aswin.
Terbongkarnya praktik layanan esek esek itu berawal dari laporan masyarakat tentang adanya bisnis prostitusi di sebuah apartemen di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.
Tersangka menjadikan apartemen itu sebagai tempat untuk menjalankan bisnisnya selama sekitar setahun terakhir ini dengan menyediakan layanan seks wanita muda di tempat.
Baca juga: Disenggol Truk Tronton Minibus Terbalik di Ruas Tol Purbaleunyi, 1 Penumpang Tewas
Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengungkapkan, selama ini, tersangka menggunakan aplikasi percakapan MiChat dalam menjalankan bisnisnya.
"Modusnya mereka masuk ke aplikasi Michat, beberapa wanita ini bagian dari grup Michat-nya. Tarifnya Rp250.000," ungkap Aswin di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (7/9/2021).
Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga turut menggelandang enam wanita muda yang berstatus sebagai saksi. Dua di antaranya ternyata masih di bawah umur. "Ada enam wanita yang kita amankan sebagai saksi dalam rangka pembuktian perkara ini. Pelaku sudah menjalani kegiatan (bisnis esek-esek) ini kurang lebih, hampir setahun," tutur Aswin.
Lihat Juga :