Unggah Gambar Kerumunan di Gantangan, Pemuda Gresik Bonyok Dihajar Pecinta Burung
Kamis, 22 Juli 2021 - 20:24 WIB
loading...
Lokasi gantangan burung berkicau di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang menjadi lokasi penganiayaan. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
A
A
A
GRESIK - Ahmad Ari Afandi mengalami luka di wajah dan tubuhnya, usai dihajar sejumlah orang. Korban dikeroyok usai mengunggah gambar di media sosial, terkait mengabarkan kerumunan di arena gantangan burung atau loma burung kicau.
Baca juga: Kurang Sehari, Rencana Resepsi di Gresik Batal Digelar Usai Didatangi Satgas COVID-19
Kejadian itu bermula saat korban mengunggah di media sosial tentang kerumunan lomba burung di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (17/6/2021) lalu. Dampak unggahan itu, membuat aparat berdatangan dan melarang acara dilanjutkan.
Setelah acara dibubarkan, kemudian di hari yang sama pada pukul 17.00 WIB, korban mengaku didatangi sejumlah orang. Mereka keberatan dengan unggahan korban yang mengakibatkan polisi membubarkan acara. Lalu, sejumlah orang itu langsung berbuat onar.
Baca juga: Gereja Pentakosta Dilempar Bom Molotov Saat Banyak Warga Mengungsi di Dalamnya
Mereka memukuli korban di tempat kosnya yang tak jauh dari tempat arena lomba burung. Kepada polisi, korban mengaku dipukuli dengan tangan kosong dan pipa shockbreaker serta kayu. Korban juga ditendang bagian kaki, badan dan kepalanya. Akibatnya korban mengalami sejumlah luka di wajah dan tubuhnya.
Baca juga: Kurang Sehari, Rencana Resepsi di Gresik Batal Digelar Usai Didatangi Satgas COVID-19
Kejadian itu bermula saat korban mengunggah di media sosial tentang kerumunan lomba burung di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (17/6/2021) lalu. Dampak unggahan itu, membuat aparat berdatangan dan melarang acara dilanjutkan.
Setelah acara dibubarkan, kemudian di hari yang sama pada pukul 17.00 WIB, korban mengaku didatangi sejumlah orang. Mereka keberatan dengan unggahan korban yang mengakibatkan polisi membubarkan acara. Lalu, sejumlah orang itu langsung berbuat onar.
Baca juga: Gereja Pentakosta Dilempar Bom Molotov Saat Banyak Warga Mengungsi di Dalamnya
Mereka memukuli korban di tempat kosnya yang tak jauh dari tempat arena lomba burung. Kepada polisi, korban mengaku dipukuli dengan tangan kosong dan pipa shockbreaker serta kayu. Korban juga ditendang bagian kaki, badan dan kepalanya. Akibatnya korban mengalami sejumlah luka di wajah dan tubuhnya.
Lihat Juga :