Bocah Perempuan di Nias Selatan Disiksa hingga Patah Kaki, Polisi Periksa 8 Orang
Selasa, 28 Januari 2025 - 19:17 WIB
loading...
Polres Nias memeriksa delapan orang terkait kasus penyiksaan terhadap anak perempuan umur berusia 10 tahun di Nias Selatan. Foto/SindoNews
A
A
A
NIAS SELATAN - Polres Nias memeriksa delapan orang terkait kasus penyiksaan terhadap anak perempuan umur berusia 10 tahun di Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut) hingga kedua kakinya patah.
Kapolres Nias AKBP Ferry Mulyana Sunarya mengatakan, sejauh ini sudah ada delapan orang yang telah dimintai keterangannya perihal dugaan penyiksaan bocah di Kecamatan Lolowau tersebut hingga mengakibatkan kedua kakinya patah. "8 orang yang dilaksanakan pemeriksaan," katanya, Selasa (28/1/2025).
Terkait pihak mana saja yang telah periksa tersebut ianya belum membeberkan lebih jauh, namun dapat dipastikan pihak Polres Nias Selatan sedang bekerja untuk mengungkap perihal yang dialami bocah malang itu.
Baca juga: Miris! Bocah Perempuan di Nisel Disiksa, Kedua Kaki Patah dan Tidur di Kandang Ayam
Seperti diketahui, usai viralnya kisah bocah tersebut yang diunggah akun Facebook bernama Lider Giawa pada Minggu, 26 Januari 2025, Kapolres Nias Selatan langsung menjemput bocah itu dan membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis dan pendampingan psikologis untuk memulihkan kondisi mentalnya.
Kapolres Nias AKBP Ferry Mulyana Sunarya mengatakan, sejauh ini sudah ada delapan orang yang telah dimintai keterangannya perihal dugaan penyiksaan bocah di Kecamatan Lolowau tersebut hingga mengakibatkan kedua kakinya patah. "8 orang yang dilaksanakan pemeriksaan," katanya, Selasa (28/1/2025).
Terkait pihak mana saja yang telah periksa tersebut ianya belum membeberkan lebih jauh, namun dapat dipastikan pihak Polres Nias Selatan sedang bekerja untuk mengungkap perihal yang dialami bocah malang itu.
Baca juga: Miris! Bocah Perempuan di Nisel Disiksa, Kedua Kaki Patah dan Tidur di Kandang Ayam
Seperti diketahui, usai viralnya kisah bocah tersebut yang diunggah akun Facebook bernama Lider Giawa pada Minggu, 26 Januari 2025, Kapolres Nias Selatan langsung menjemput bocah itu dan membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis dan pendampingan psikologis untuk memulihkan kondisi mentalnya.
Lihat Juga :