PPKM Darurat Dinilai Berdampak Besar, Ampera Pemalang Tolak Perpanjangan

Selasa, 20 Juli 2021 - 21:20 WIB
loading...
PPKM Darurat Dinilai...
Ampera Pemalang saat menggelar audiensi dengan Forkompinda Kabupaten Pemalang, Selasa (20/7/2021) petang. Foto: MPI/Suryono Sukarno
A A A
PEMALANG - Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (Ampera) menolak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat . Hal tersebut diungkapkan usai audiensi dengan Forkompinda Kabupaten Pemalang , Selasa (20/7/2021) petang.

Ampera adalah kumpulan perwakilan berbagai elemen masyarakat yang terdiri atas pedagang, seniman, organisasi pemuda dan lain sebagainya. "Dampak PPKM darurat sangat besar, banyak pedagang kaki lima yang tidak bisa jualan," kata Koordinator Lapangan Ampera, Heru Kundhimiarso.

Baca juga: Masuk Pemalang, Satgas Wajibkan Pengendara Tunjukan Sertifikat Vaksin

Dia mengatakan, selama ini PPKM darurat membuat masyarakat terpuruk secara ekonomi. Heru meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Pemalang tidak menelan mentah-mentah perintah pusat. “Paling tidak ada improvisasi supaya bisa melindungi warganya, supaya merasa terayomi oleh pemerintah. Ingat tidak semua orang punya gaji," tuturnya.

Aktivis lainnya, Andi Rustono menambahkan, PPKM darurat sangat berdampak karena banyak warga tidak bisa mencari nafkah.

Baca juga: Hari Ini PPKM Darurat Berakhir, Gubernur Khofifah: Tunggu Pemerintah Pusat

Dia juga mengritik tidak adanya perhatian pemerintah daerah Pemalang terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri. “Dan tidak semua yang terdampak PPKM darurat itu mendapat bantuan sosial," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Way Lokal Diterapkan...
One Way Lokal Diterapkan dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek
Bus Tabrak Mobil Pikap...
Bus Tabrak Mobil Pikap di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Orang Luka-luka
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Pabrik Garmen Beroperasi...
Pabrik Garmen Beroperasi di Pemalang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Bus Wisata Terguling...
Bus Wisata Terguling di Tol Pemalang, 3 Orang Tewas dan 18 Terluka
Korban Tewas Akibat...
Korban Tewas Akibat Pohon Beringin Tumbang saat Salat Idulfitri di Alun-alun Pemalang Jadi 3 Orang
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved