Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Digeber, Vaksinasi Guru di Surabaya Capai 95%, Kurang Seribu Pengajar SMA

loading...
Digeber, Vaksinasi Guru di Surabaya Capai 95%, Kurang Seribu Pengajar SMA
Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya terus genjot untuk menciptakan herd immunity serta persiapan pendidikan tatap muka. Foto/Dok.SINDOnews
SURABAYA - Pendidikan tatap muka di masih terus dikaji kembali di tengah melonjaknya penularan COVID-19 di berbagai daerah. Untuk persiapan menuju ke sana, vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidikan di Kota Surabaya sudah mencapai 95%.

Baca juga: Waduh! Pendemo Berdesakan dan Tak Pakai Masker, Warga Surabaya Khawatir Klaster Baru

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, angka vaksinasi tersebut berdasarkan data peserta vaksin dari kalangan guru dan tenaga pendidikan yang tercatat di Dinkes Surabaya.

Baca juga: Kepung Balai Kota Surabaya, Warga Madura: Kami Capek Tiap Hari Tes Antigen

"Guru masih kurang sekitar 1000-an, untuk tingkat SMA sederajat. Untuk guru SD, SMP dan Paud sudah (divaksin) semua. Data guru peserta vaksinasi 48 ribu yang terdaftar ke kami. Jadi sudah sekitar 95 persen," kata Feny, panggilan akrabnya, Rabu (23/6/2021).



Dia melanjutkan, pihaknya terus mengajak vaksinasi semua pihak. Tenaga pengajar menjadi kebutuhan mutlak untuk bisa menciptakan kekebalan kelompok ketika nanti ada sekolah tatap muka.



Selain guru, vaksinasi bagi lanjut usia (lansia) di Kota Surabaya juga mencapai sekitar 223.000 jiwa atau 87% dari 253.000 jiwa sasaran. Pihaknya kemudian mendorong masyarakat umum yang usia di atas 18 tahun agar segera mendaftar program vaksinasi massal.

"Sehingga saya sampaikan kemarin masyarakat umum lebih dari (usia) 18 tahun, bisa kita lakukan. Selain kita memprioritaskan lansia dan yang 50 tahun ke atas," ujarnya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top