Waduh! Pendemo Berdesakan dan Tak Pakai Masker, Warga Surabaya Khawatir Klaster Baru
Senin, 21 Juni 2021 - 14:49 WIB
loading...
Ratusan warga Madura memadati Balai Kota Surabaya, Jawa Timur untuk berunjukrasa meminta penyekatan di Jembatan Suramadu dihentikan. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Aksi demonstrasi ratusan warga Madura di Balai Kota Surabaya banyak disesalkan sejumlah pihak lantaran berkerumun dalam jumlah banyak, serta terlihat ada yang tak memakai masker.
Baca juga: Kepung Balai Kota Surabaya, Warga Madura: Kami Capek Tiap Hari Tes Antigen
"Itu jelas kerumunan, banyak yang tak pakai masker," kata Iwan Aji Irawan, salah satu pengendara, Senin (21/6/2021).
Baca juga: Geruduk Balai Kota Surabaya, Ratusan Warga Madura Tuntut Penyekatan Dihentikan
Ia melanjutkan, Surabaya sudah berusaha untuk menekan angka penularan. Kalau ada aksi yang berkerumun ini, ada ketakutan adanya klaster baru.
"Kan sudah jelas ada varian COVID-19 baru dari India. Ini yang kami takutkan masuk ke Surabaya kalau seperti ini," jelasnya.
Diketahui ratusan warga Madura memadati area Balai Kota Surabaya, Jawa Timur. Secara bergantian, mereka menyampaikan keluhan melalui pengeras yang ada di bak mobil terbuka.
Baca juga: Kepung Balai Kota Surabaya, Warga Madura: Kami Capek Tiap Hari Tes Antigen
"Itu jelas kerumunan, banyak yang tak pakai masker," kata Iwan Aji Irawan, salah satu pengendara, Senin (21/6/2021).
Baca juga: Geruduk Balai Kota Surabaya, Ratusan Warga Madura Tuntut Penyekatan Dihentikan
Ia melanjutkan, Surabaya sudah berusaha untuk menekan angka penularan. Kalau ada aksi yang berkerumun ini, ada ketakutan adanya klaster baru.
"Kan sudah jelas ada varian COVID-19 baru dari India. Ini yang kami takutkan masuk ke Surabaya kalau seperti ini," jelasnya.
Diketahui ratusan warga Madura memadati area Balai Kota Surabaya, Jawa Timur. Secara bergantian, mereka menyampaikan keluhan melalui pengeras yang ada di bak mobil terbuka.
Lihat Juga :