Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Nyalakan Tanda Bahaya, 19 Kasus COVID-19 Asal India Terdeteksi di Jatim

loading...
Nyalakan Tanda Bahaya, 19 Kasus COVID-19 Asal India Terdeteksi di Jatim
Satgas COVID-19 Jatim, menemukan 19 kasus COVID-19 varian B16172 Delta dari India. Foto/Ilustrasi/Foto/SINDOnews/Yulianto
SURABAYA - Varian baru COVID-19 asal India, atau disebut COVID-19 varian B16172 Delta, muncul di Jatim. Satgas COVID-19 Jatim, menemukan sebanyak 19 kasus penularan COVID-19 varian B1672 Delta, sebanyak 11 di antaranya terjadi di bangkalan.

Baca juga: COVID-19 Menggila, Usai Gelar Hajatan Satu Dusun di Kabupaten Malang Lockdown

Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, COVID-19 varian Delta itu tampak dari ciri-ciri yang ditimbulkan. Salah satunya, penyebaran yang sangat cepat.



Sehingga, menurutnya wajar jika saat ini Bangkalan mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang cukup tinggi. "11 (varian COVID-19 ) itu dari Bangkalan semua," katanya di Gedung Negara Grahadi, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Tumpes Kelor, Cara Keji Belanda Menghabisi Keturunan Untung Surapati di Jawa Timur



Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Herlin Ferliana menambahkan, COVID-19 varian Delta telah bertransmisi lokal di sejumlah wilayah Jatim. Pihaknya meminta agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan.

"Transmisi lokal itu berarti penularan virus sudah terjadi dari warga ke warga lainnya di dalam daerah, bukan lagi dibawa oleh orang dari luar daerah," katanya. Dia menambahkan, sebagian dari yang terdeteksi terinfeksi COVID-19 varian Delta ini melalui penelusuran di penyekatan Jembatan Suramadu.

Baca juga: Gelapkan Aset Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat 2 Periode Dituntut 15 Tahun Penjara

Untuk itu, kata dia, setiap orang, harus tertib dan taat menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan adalah hal yang wajib. "Seluruh daerah di Jatim kini mendapat perhatian dalam penanganan COVID-19 . Namun, saat ini ada sejumlah kabupaten yang tengah menjadi fokus. Seperti Bangkalan," ujarnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top