Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Purwakarta Gempar, 2 Warga Diculik dan Dianiaya hingga Tewas 6 Orang Tak Dikenal

loading...
Purwakarta Gempar, 2 Warga Diculik dan Dianiaya hingga Tewas 6 Orang Tak Dikenal
Dua orang diculik enam orang tentara, satu korban tewas dan satu lagi mengalami luka-luka. Kedua korban terakhir berada di tempat pencucian mobil. Foto/iNews TV/Irwan
PURWAKARTA - Kasus penculikan dan pembunuhan menggemparkan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dua warga diculik oleh enam orang tak dikenal. Kedua korban penculikan adalah Bungka Patriar San Fransisco, dan Ade.

Baca juga: 6 Oknum TNI AL Penganiaya Ditahan, Danpuspomal Segera Proses ke Pengadilan Militer

Bungka Patiar San Fransisco atau yang akrab disapa Toni, merupakan pemilik tempat pencucian kendaraan warga Kelurahan Mujulkaya, Kabupaten Purwakarta. Sementara Ade merupakan warga Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.



Kasir pencucian mobil milik Toni, Purwanti menyebutkan, majikannya terakhir terlihat di rumah pada 29 Mei 2021. "Saat itu majikan saya baru saja bagun tidur, lalu didatangi seseorang dan mengajak bicara di luar. Saat dibawa keluar, tiba-tiba majikan saya diangkut pakai mobil warna putih," tuturnya.

Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, COVID-19 di Pati Menggila Ratusan Karyawan Dua Kelinci Positif



Sejak saat itu, Toni tidak ada kabarnya lagi. Pada 31 mei 2021, tempat cucian kendaraan tersebut didatangi dua orang berseragam loreng. "Keduanya menanyakan Pak Toni, dan sama karyawan dibilang Pak Toni pergi belum kembali. Dua orang berseragam loreng itu bilang, kalau yang menjemput Pak Toni adalah suruhannya," terang Purwanti.

Setelah tak ada kabar sama sekali, tentang keberadaan majikannya. Tiba-tiba pada 11 Juni 2021, Purwanti mendapatkan surat panggilan untuk datang ke Polres Purwakarta. Dalam surat tersebut dijelaskan, dirinya diminta menjadi saksi penganiayaan .

Baca juga: 5 Orang Tewas Akibat Ledakan di Perusahaan Pengolahan Sawit di Riau
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top