Nilai Ganti Rugi Terlalu Kecil, Warga Terdampak Tol Solo-Yogyakarta Luruk BPN
Selasa, 15 Juni 2021 - 16:35 WIB
loading...
Sejumlah warga terdampak proyek tol Solo-Yogyakarta, menggelar aksi protes di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Selasa (15/4/2021). Foto/inews TV/Saeful Efendi
A
A
A
KLATEN - Warga terdampak pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta, meluruk Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Selasa (15/6/2021). Mereka memprotes rendahnya nilai ganti rugi atas lahan yang dimilikinya.
Baca juga: Polda Jabar Didesak Berantas Mafia Tanah Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu
Membawa sejumlah poster bernada protes, perwakilan warga terdampak pembangunan tol Solo-Yogyakarta ini menggelar orasi dan menebar beberapa jenis tanaman yang ditanam di lahan terdampak pembangunan tol.
Aksi berjalan lancar dan berlangsung tidak sampai 30 menit, mengingat masa pandemi COVID-19. Menurut peserta aksi, Nugroho aksi ini digelar menyikapi proses ganti kerugian pembangunan tol yang sudah digelar di beberapa wilayah di Klaten.
Baca juga: Ibu Guru Seksi Edarkan Sabu, Diringkus Polisi Saat Masih Kenakan Daster Hendak Pesta Terlarang
"Nilai ganti kerugian tak sesuai dengan harapan. Tanaman hanya dihargai Rp4.000-5.000/tanaman. Kami meminta rincian penggantian harga sejumlah tanaman, dan nilai ganti kerugian lahan terdampak tol disesuaikan dengan harga tanah saat ini," tegas warga terdampak tol, Sri Widodo.
Baca juga: Polda Jabar Didesak Berantas Mafia Tanah Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu
Membawa sejumlah poster bernada protes, perwakilan warga terdampak pembangunan tol Solo-Yogyakarta ini menggelar orasi dan menebar beberapa jenis tanaman yang ditanam di lahan terdampak pembangunan tol.
Aksi berjalan lancar dan berlangsung tidak sampai 30 menit, mengingat masa pandemi COVID-19. Menurut peserta aksi, Nugroho aksi ini digelar menyikapi proses ganti kerugian pembangunan tol yang sudah digelar di beberapa wilayah di Klaten.
Baca juga: Ibu Guru Seksi Edarkan Sabu, Diringkus Polisi Saat Masih Kenakan Daster Hendak Pesta Terlarang
"Nilai ganti kerugian tak sesuai dengan harapan. Tanaman hanya dihargai Rp4.000-5.000/tanaman. Kami meminta rincian penggantian harga sejumlah tanaman, dan nilai ganti kerugian lahan terdampak tol disesuaikan dengan harga tanah saat ini," tegas warga terdampak tol, Sri Widodo.
Lihat Juga :