Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

66 Orang Positif COVID-19 Saat Gelar Hajatan, Tracing Diperluas Hingga Keluarga Besan

loading...
66 Orang Positif COVID-19 Saat Gelar Hajatan, Tracing Diperluas Hingga Keluarga Besan
Usai 66 warga positif COVID-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, kembali memperluas tracing terhadap warga yang hadir dalam acara hajatan di Dusun Bulurejo. Foto/iNews TV/Arif Wahyu Efendi
MADIUN - Hajatan warga yang digelar di Dusun Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menjadi klaster penularan COVID-19 . Hasil rapid test antigen, ada sebanyak 66 orang yang hadir di hajatan tersebut positif COVID-19 .

Baca juga: Tempat Wisata Nekat Buka Dimasa PPKM, Pemkab Semarang Bakal Ambil Tindakan Tegas

Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, terus melakukan penelusuran terhadap warga yang hadir di acara hajatan tersebut. Yakni dengan mendatangi keluarga besan di Dusun Kedungrejo, Desa Mojopurno, Kabupaten Madiun.



Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Soelistyo Widyantono mengatakan, kali ini sebanyak 28 orang warga Dusun Kedungrejo, Desa Mojopurno, yakni dari keluarga dan warga sekitar mempelai pria dilakukan tes genose dan antigen .

Baca juga: Cerita Kusni Kasdut, Perampok Legendaris yang Pernah Terlibat Pertempuran 10 November Surabaya



"Dari 28 orang yang akan menjalani tes tersebut, rata-rata mereka mengeluhkan batuk dan pilek usai hadir dalam gelaran hajatan pernikahan di Dusun Bulurejo awal Juni lalu," terangnya.

Baca juga: Menyerbu Hutan, Prajurit Kopassus Lakukan Serangan Mematikan Terhadap KKB

Dari 66 orang yang positif COVID-19 , hingga saat ini belum dilakukan tes swab PCR. Namun mereka wajib menjalani isolasi mandiri, sampai benar0benar dinyatakan negatif COVID-19 .
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top