Merapi Masih Semburkan Wedus Gembel, Warga Diminta Waspada
Senin, 07 Juni 2021 - 15:27 WIB
loading...
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas, Senin (7/6/2021) pukul 09.54 WIB. Foto/BPPTKG
A
A
A
YOGYAKARTA - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih sangat tinggi, dan berbahaya. Gunung berapi yang berada di perbatasan Sleman DIY, Magelang, Boyolali, dan Klaten, Jawa Tengah tersebut, masih menyemburkan awan panas atau dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan wedus gembel.
Baca juga: Dini Hari Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km
Wedus gembel meluncur dari kawah Gunung Merapi , pada Senin (7/6/2021) sekitar pukul 09.45 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm, dan durasi 120 detik. Jarak luncur 1,2 km ke arah barat daya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode pukul 06.00-12.00 WIB juga mencatat satu kali guguran jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya. Gempa guguran sebanyak 28 kali, gempa hembusan empat kali, gempa hybrid atau fase banyak 13 kali dan vulkanik dangkal empat kali.
Baca juga: Dini Hari Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km
Wedus gembel meluncur dari kawah Gunung Merapi , pada Senin (7/6/2021) sekitar pukul 09.45 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm, dan durasi 120 detik. Jarak luncur 1,2 km ke arah barat daya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode pukul 06.00-12.00 WIB juga mencatat satu kali guguran jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya. Gempa guguran sebanyak 28 kali, gempa hembusan empat kali, gempa hybrid atau fase banyak 13 kali dan vulkanik dangkal empat kali.
Lihat Juga :