Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Menggemparkan, Rapid Test Antigen di Jembatan Suramadu: 70 Pengendara Positif COVID-19

loading...
Menggemparkan, Rapid Test Antigen di Jembatan Suramadu: 70 Pengendara Positif COVID-19
Tes swab massal dilakukan di kaki Jembatan Suramadu. Hasilnya, 70 pengendara dinyatakan positif COVID-19. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Upaya penyekatan lalu lintas masyarakat dari Pulau Madura, yang akan masuk ke Kota Surabaya, di Jembatan Suramadu oleh Pemkot Surabaya, bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mendapati 70 pengendara positif COVID-19 .

Baca juga: Gelar Pesta dan Wayang hingga Larut Malam, Rumah Bu Kades Digeruduk Satgas COVID-19

Penyekatan dan swab massal itu dilakukan dengan ketat untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus yang terjadi di Kabupaten Bangkalan. Sebelumnya terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Bangkalan yang membuat ruamh sakit di sana membludak.



Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, berdasarkan hasil rapat bersama kemarin, maka pihaknya menggelar rapid antigen di Suramadu. Awalnya, dilakukan secara acak dan hanya dilakukan bagi warga yang beralamat di tiga kecamatan yang saat ini lockdown, yaitu Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Klampis, dan Kecamatan Arosbaya. Namun, ternyata ditemukan pengendara yang positif COVID-19 dan berasal dari luar tiga kecamatan tersebut.

Baca juga: Pintu Masuk Kota Surabaya Diperketat, Pelintas Jembatan Suramadu Jalan Swab



"Akhirnya, saya berkoordinasi dengan Bu Gubernur, Pak Pangdam, dan Pak Kapolda serta Kapolres, kita sepakat untuk dilakukan tes antigen semuanya. Jadi, semua pengendara yang akan masuk ke Surabaya dari Madura harus tes antigen dulu di sini. Saya sudah kontak Bupati Bangkalan dan insyallah nanti Pemprov akan membuat rumah sakit lapangan di sini," kata Eri.

Ia pun memastikan bahwa para pengendara yang akan masuk ke Surabaya, dan begitu pula sebaliknya pengendara yang akan meninggalkan Surabaya, dan akan masuk ke Madura, harus menunjukkan tes COVID-19 dulu. Baca juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya

Jika mereka sudah dinyatakan negatif COVID-19 maka akan dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanannya. "Tapi kalau diketahui positif setelah dites antigen, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit lapangan, atau akan dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo atau ke Rumah Sakit Haji," jelasnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top