Tinjau Posko Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi, Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Senin, 18 November 2024 - 18:59 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi posko pengungsi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT. Foto/SINDOnews
A
A
A
NTT - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi posko pengungsi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan tersebut, Sigit menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi.
Sigit tiba di Bandara El Tari Kupang, sekitar pukul 11.00 Wita. Dalam kunjungannya, Kapolri didampingi Irwasum Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Dari situ, mereka langsung terbang menggunakan heli menuju Posko Pengungsi Lewotobi.
Kedatangan Kapolri dan rombongan sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat responsif menangani para korban yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Baca juga: Update Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: 13.137 Orang Mengungsi
Catatan Polri, jumlah pengungsi di Posko Pengungsian Konga yaitu 1.437 jiwa terdiri dari 816 laki-laki, 621 perempuan, 17 bayi, 99 balita, 174 lansia, 13 ibu hamil, 8 ibu menyusui, dan 9 disabilitas. Di sini terdapat fasilitas berupa 7 tenda pengungsian, 15 unit MCK, 1 dapur umum, dan 25 kendaraan pendukung.
Sigit tiba di Bandara El Tari Kupang, sekitar pukul 11.00 Wita. Dalam kunjungannya, Kapolri didampingi Irwasum Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Dari situ, mereka langsung terbang menggunakan heli menuju Posko Pengungsi Lewotobi.
Kedatangan Kapolri dan rombongan sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat responsif menangani para korban yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Baca juga: Update Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: 13.137 Orang Mengungsi
Catatan Polri, jumlah pengungsi di Posko Pengungsian Konga yaitu 1.437 jiwa terdiri dari 816 laki-laki, 621 perempuan, 17 bayi, 99 balita, 174 lansia, 13 ibu hamil, 8 ibu menyusui, dan 9 disabilitas. Di sini terdapat fasilitas berupa 7 tenda pengungsian, 15 unit MCK, 1 dapur umum, dan 25 kendaraan pendukung.
Lihat Juga :