Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 30 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia

loading...
Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 30 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia
Sebanyak 30 PMI ilegal saat berada di Mapolda Kepri. Foto/SINDOnews/Dicky Sigit Rakasiwi
BATAM - Penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal, berhasil digagalkan oleh Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri. Ada sebanyak 30 PMI yang berhasil diamankan, mereka terdiri dari 29 laki-laki, dan satu wanita.

Baca juga: Menaker Ida Apresiasi Peran PMI di Qatar

Puluhan PMI ini diamankan saat berada di Kampung Simpangan Km 16 Jalan Tanjung Uban. Dari kasus ini, didapati dua orang yang menjadi tersangka karena berperan sebagai pengurus. Kedua tersangka yakni Samsul Hadi alias Sul pria kelahiran Lombok 20 April 1973 yang beralamat di Perumnas Air Raja Blok D No 16.





" Tersangka kedua yakni Far alias Hafiz pria kelahiran Tegal, yang beralamat Jalan Bambu Kuning Kilometer 16 RT 8," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Menggemparkan, Rapid Test Antigen di Jembatan Suramadu: 70 Pengendara Positif COVID-19

Modus operandi yang dilakukan kedua tersangka, yakni melakukan penampungan dan pengurusan hingga pemberangkatan PMI ke luar negeri tanpa dilengkapi dokumen resmi. Di mana para PMI ini diberangkatkan melalui pelabuhan ilegal, dengan iming-iming mendapatkan gaji yang besar.

Kronologis penangkapan yakni pada Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 09.00 WIB anggota Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, memperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa orang calon PMI ilegal yang berada di Kampung Simpangan, Kilometer 16 Jalan Tanjung Uban akan diberangkatkan untuk bekerja di Malaysia.

Baca juga: Cerita Tentang Pecel Blitar, Bung Karno, dan Revolusi Makanan Rakyat
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top