Nyalakan Tanda Bahaya, COVID-19 di Demak Menggila Puluhan Desa Terancam Lockdown

Minggu, 06 Juni 2021 - 13:55 WIB
loading...
Nyalakan Tanda Bahaya,...
Wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terancam masuk zona merah penularan COVID-19. Foto/iNews TV/Sukmawijaya
A A A
DEMAK - Penularan COVID-19 di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kian menggila. Beberapa desa telah melakukan penutupan jalan, untuk kepentingan isolasi mandiri. Ada puluhan desa di 14 kecamatan yang ada di kabupaten Demak, terancam lockdown.

Baca juga: Gelar Pesta dan Wayang hingga Larut Malam, Rumah Bu Kades Digeruduk Satgas COVID-19

Sejumlah lokasi wisata religius di Kabupaten Demak, juga telah ditutup. Bersamaan dengan itu, Satgas COVID-19 Kabupaten Demak, juga melakukan pembatasan sosial, mengurangi kerumunan, serta menutup arus lalu lintas.



Selain akibat klaster mudik, peningkatan penularan COVID-19 di wilayah Kabupaten Demak, diduga juga berasal dari klaster halal bihalal dan syawalan. Sebagian wilayah di Kabupaten Demak, yang berbatasan dengan Kudus, dan Semarang, juga mengalami lonjakan kasus COVID-19 .

Baca juga: Dalam Semalam Sesar Cimandiri dan Lempeng Eurasia Akibatkan Selatan Jawa Barat Bergetar

Sejumlah petugas menjaga ketat aktivitas warga di setiap wilayah pedesaan. Selain itu penyemprotan disinfektan juga terus dilakukan. "Kami juga resah dengan peningkatan penularan COVID-19 ini," ujar Sunarsih, salah seorang warga Kabupaten Demak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
500 Pemudik PDBN Nikmati...
500 Pemudik PDBN Nikmati Perjalanan Mudik Gratis dari Jakarta ke Demak
Paguyuban Demak Bintoro...
Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Ajak Warga Perantauan Bangun Demak
Kasus Anak Bunuh Diri...
Kasus Anak Bunuh Diri di Demak, Selly DPR: Gagalnya Negara Jamin Kesehatan Mental
Renovasi Rumah Tak Layak...
Renovasi Rumah Tak Layak Huni Sasar Kabupaten Demak, Nilainya Capai Rp600 Juta
Selesai Dibangun, Pabrik...
Selesai Dibangun, Pabrik TEI Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal di Demak
Banjir Rob di Sayung,...
Banjir Rob di Sayung, Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Desak Perhatian Pemerintah
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved