Riwayat Aliran Islam Syi’ah di Masa Sultan Pajang Seiring Runtuhnya Dinasti Demak
Sabtu, 28 Desember 2024 - 08:18 WIB
loading...
Peralihan kekuasaan di Kerajaan Demak selepas Raden Patah atau Jin Bun sempat membuat dinamika berubah. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
PERALIHANkekuasaan di Kerajaan Demak selepas Raden Patah atau Jin Bun sempat membuat dinamika berubah. Hal ini ditandai kemunculan perubahan aliran agama Islam yang konon terjadi saat peralihan kekuasaan dari dinasti Kerajaan Demak ke Sultan Hadiwijaya Pajang atau dikenal Jaka Tingkir.
Kelak, Sultan Hadiwijaya ini memiliki anak angkat bernama Panembahan Senopati yang akhirnya mendirikan Kerajaan Mataram Islam di Mentaok. Namun, sebelum Kesultanan Mataram berkembang, madzhab Islam yang dianut berubah dari sebelumnya Hanafi ke Islam Syi'ah.
Baca juga: Daftar Raja Kerajaan Demak dari Awal Berdiri hingga Keruntuhannya
Perubahan aliran Islam itu juga diperkuat dengan berita Tionghoa dari klenteng Talang yang meminjam perkataan Fatahillah, bekas panglima tentara Demak, yang kemudian mendirikan Kesultanan Cirebon pada tahun 1552.
Berita Tionghoa itu demikian "Panglima tentara Demak sangat kecewa mendengar pembunuhan-pembunuhan di kalangan para keturunan Jin Bun atau Raden Patah di Demak”.
Kelak, Sultan Hadiwijaya ini memiliki anak angkat bernama Panembahan Senopati yang akhirnya mendirikan Kerajaan Mataram Islam di Mentaok. Namun, sebelum Kesultanan Mataram berkembang, madzhab Islam yang dianut berubah dari sebelumnya Hanafi ke Islam Syi'ah.
Baca juga: Daftar Raja Kerajaan Demak dari Awal Berdiri hingga Keruntuhannya
Perubahan aliran Islam itu juga diperkuat dengan berita Tionghoa dari klenteng Talang yang meminjam perkataan Fatahillah, bekas panglima tentara Demak, yang kemudian mendirikan Kesultanan Cirebon pada tahun 1552.
Berita Tionghoa itu demikian "Panglima tentara Demak sangat kecewa mendengar pembunuhan-pembunuhan di kalangan para keturunan Jin Bun atau Raden Patah di Demak”.
Lihat Juga :