Terungkap, Bocah Nahkoda Perahu Wisata Ternyata Keponakan Pemilik Rumah Makan Apung
Selasa, 18 Mei 2021 - 09:05 WIB
loading...
Polisi masih mendalami kasus perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Jawa Tengah. Nakhoda perahu wisata maut itu ternyata masih bocah berusia 13 tahun.Foto/dok
A
A
A
BOYOLALI - Polisi masih menyelidiki kasus tenggelamnya perahu wisata di kawasan Waduk Kedungombo Boyolali Jawa Tengah. Terungkap fakta bahwa bocah yang menjadi nahkoda perahu ternyata adalah keponakan pemilik rumah apung.
“Untuk nahkoda perahu itu masih keponakan dari pemilik rumah apung. Di mana dia disuruh oleh pamannya pemilik rumah makan apung untuk membawa perahu,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Fitriana Sutisna, Senin (17/5/2021) malam.
Baca juga: Tingkatkan Penyelidikan, Polisi Gelar Perkara Insiden Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo
Seluruh orang yang hendak menikmati sajian kuliner mesti diangkut menggunakan perahu menuju rumah makan apung. Layanan ini menjadi daya tarik wisatawan, karena bukan hanya makan namun sekaligus merasakn sensasi naik perahu di tengah waduk. “Semua penumpang yang akan makan itu harus menyeberang menggunakan perahu yang ada di sana,” jelas dia.
Pada saat kejadian nakhoda perahu adalah seorang bocah berusia 13 tahun. Jumlah penumpang perahu juga disebut melebihi kapasitas yakni sebanyak 20 orang orang. Dalam perjalanan ke rumah makan, para penumpang ingin mengabadikan peristiwa itu dengan berselfie.
“Untuk nahkoda perahu itu masih keponakan dari pemilik rumah apung. Di mana dia disuruh oleh pamannya pemilik rumah makan apung untuk membawa perahu,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Fitriana Sutisna, Senin (17/5/2021) malam.
Baca juga: Tingkatkan Penyelidikan, Polisi Gelar Perkara Insiden Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo
Seluruh orang yang hendak menikmati sajian kuliner mesti diangkut menggunakan perahu menuju rumah makan apung. Layanan ini menjadi daya tarik wisatawan, karena bukan hanya makan namun sekaligus merasakn sensasi naik perahu di tengah waduk. “Semua penumpang yang akan makan itu harus menyeberang menggunakan perahu yang ada di sana,” jelas dia.
Pada saat kejadian nakhoda perahu adalah seorang bocah berusia 13 tahun. Jumlah penumpang perahu juga disebut melebihi kapasitas yakni sebanyak 20 orang orang. Dalam perjalanan ke rumah makan, para penumpang ingin mengabadikan peristiwa itu dengan berselfie.
Lihat Juga :