Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Santap Ikan Bakar dan Sambal, 160 Santri Pondok Pesantren Al I'tishom Keracunan

loading...
Santap Ikan Bakar dan Sambal, 160 Santri Pondok Pesantren Al Itishom Keracunan
Sebanyak 160 santri di Pondok Pesantren Al Itishom Padukuhan Banaran, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, keracunan makanan. Foto/iNews TV/Kismaya Wibowo
GUNUNGKIDUL - Ratusan santri di Pondok Pesantren Al I'tishom Padukuhan Banaran, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, keracunan makanan . Mereka keracunan setelah menyantab sajinan makanan untuk buka puasa bersama menjelang malam takbiran.

Baca juga: Puluhan Warga Karanganyar Keracunan Takjil, Satu Korban Meninggal Dunia

Para santri makan ikan bakar dan sambal yang dipesan pihak pondok pesantren di salah satu restoran di Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Usai menyantap makanan tersebut, malam harinya mereka mulai merasakan sakit perut, diare , sampai muntah-muntah.





Pimpinan Pondok Pesantren Al I'tishom, Syaid Samsulhuda menyebutkan, santri yang mengalami diare dan muntah-muntah ini berlanjut hingga pagi hari menjelang pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Guncang Sumatera Utara

"Jumlahnya terus bertambah setelah Salat Idul Fitri. Yang kondisinya parah, kami bawa ke rumah sakit. Ada sekitar 40 santri yang dibawa ke rumah sakit. Totalnya ada sekitar 160 santri yang mengalami diare dan muntah ," tuturnya.

Hingga Kamis (13/5/2021) malam, masih ada satu santri yang harus dirawat intensif di rumah sakit, karena mengalami dehidrasi . Sementara santri lainnya kondisinya sudah membaik, dan pulang ke pondok pesantren.

Baca juga: Warga Madina Lari Berhamburan Saat Kobaran Api Membakar Tambang Panas Bumi
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top