Sebelum Ditangkap Densus 88, Terduga Teroris Tulungagung Temani Ibunya yang Sakit sakitan
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:15 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
TULUNGAGUNG - Dua hari sebelum diamankan Densus 88 Anti Teror di jalan raya Tulungagung, NM (44) warga Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, berada di rumah orang tuanya di Kabupaten Blitar. Sejak ayahnya meninggal dunia, si Ibu menjadi orang tua satu satunya.
Selama dua hari tersebut, NM memilih menginap di rumah ibunya di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok. "Dua hari terakhir yang bersangkutan bersama ibunya," ujar Khariri, Kepala Dusun Kuwut, Desa Nglegok kepada wartawan Rabu (31/3/2021). NM ditangkap Densus 88 Anti Teror pada Selasa sore (30/3/2021).
baca juga: Terduga Teroris Tulungagung Diperiksa di Polda Jatim, Kapolres: Benar Ada Senpi Rakitan
Ia diamankan saat jalan jalan sore mengendarai sepeda motor bersama MB (36), istrinya dan anaknya yang masih berusia dua tahun. NM berasal dari Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Sejak menikahi MB (36) pada tahun 2005 dan dikaruniai dua anak, ia bertempat tinggal di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Sementara di lingkungan Desa Kemloko, kata Khariri, NM dikenal memiliki kepribadian yang baik, namun tertutup. Khariri juga membenarkan NM pernah menjadi buruh migran, yakni diantaranya di Korea Selatan, Taiwan dan Malaysia. Pihak keluarga di Desa Kemloko mengaku tidak tahu jika NM diamankan Densus 88 Anti Teror.
Selama dua hari tersebut, NM memilih menginap di rumah ibunya di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok. "Dua hari terakhir yang bersangkutan bersama ibunya," ujar Khariri, Kepala Dusun Kuwut, Desa Nglegok kepada wartawan Rabu (31/3/2021). NM ditangkap Densus 88 Anti Teror pada Selasa sore (30/3/2021).
baca juga: Terduga Teroris Tulungagung Diperiksa di Polda Jatim, Kapolres: Benar Ada Senpi Rakitan
Ia diamankan saat jalan jalan sore mengendarai sepeda motor bersama MB (36), istrinya dan anaknya yang masih berusia dua tahun. NM berasal dari Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Sejak menikahi MB (36) pada tahun 2005 dan dikaruniai dua anak, ia bertempat tinggal di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Sementara di lingkungan Desa Kemloko, kata Khariri, NM dikenal memiliki kepribadian yang baik, namun tertutup. Khariri juga membenarkan NM pernah menjadi buruh migran, yakni diantaranya di Korea Selatan, Taiwan dan Malaysia. Pihak keluarga di Desa Kemloko mengaku tidak tahu jika NM diamankan Densus 88 Anti Teror.
Lihat Juga :