Anggaran Desa di Bangka Tengah Terancam Turun Jika Kenakalan Anak Masih Tinggi
Minggu, 14 Maret 2021 - 02:00 WIB
loading...
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. Foto/iNews.id/Rachmat Kurniawan
A
A
A
BANGKA TENGAH - Pemda Kabupaten Bangka Tengah mengingatkan kepada seluruh pemerintahan desa di wilayahnya agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di desanya guna menghindari pengaruh buruk yang dapat merusak gengerasi muda.
Jika angka kenakalan anak tinggi di suatu desa, maka pemerintah daerah tak segan untuk menurunkan Anggaran Dana Desa (ADD)-nya.
“Hal ini saya selalu sampaikan saat kunjungan ke desa-desa, jika di suatu desa anak-anaknya kerjaanya pada mabuk, narkoba dan angka kenakalan tinggi maka ADD nya terancam turun. Saya yang menandatangani turun naiknya anggaran desa yang bersal dari APBD Kabupaten Bangka Tengah, karena ada kewenangan Bupati dalam hal ini,” ujar Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman, pada Sabtu (13/03/2021).
Hal ini dilakukan guna menjaga gengerasi muda dari pengaruh buruk minuman beralkohol (Miras) dan narkoba, serta menekan angka kenakalan anak di Kabupaten Bangka Tengah.
Baca juga: Belasan Kali Luncurkan Aksi Curas, Remaja Residivis Kembali Diringkus
Jika angka kenakalan anak tinggi di suatu desa, maka pemerintah daerah tak segan untuk menurunkan Anggaran Dana Desa (ADD)-nya.
“Hal ini saya selalu sampaikan saat kunjungan ke desa-desa, jika di suatu desa anak-anaknya kerjaanya pada mabuk, narkoba dan angka kenakalan tinggi maka ADD nya terancam turun. Saya yang menandatangani turun naiknya anggaran desa yang bersal dari APBD Kabupaten Bangka Tengah, karena ada kewenangan Bupati dalam hal ini,” ujar Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman, pada Sabtu (13/03/2021).
Hal ini dilakukan guna menjaga gengerasi muda dari pengaruh buruk minuman beralkohol (Miras) dan narkoba, serta menekan angka kenakalan anak di Kabupaten Bangka Tengah.
Baca juga: Belasan Kali Luncurkan Aksi Curas, Remaja Residivis Kembali Diringkus
Lihat Juga :