Viral! Warga Muratara Nangkap Ikan di Jalan Penuh Kubangan Lumpur
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:10 WIB
loading...
Viral! Seorang anak dan pria di Muratara, Sumsel menangkap ikan di tengah jalan berlumpur, Kamis (25/2/2021). Aksi ini sebagai bentuk protes kerusakan jalan. Foto/Ist
A
A
A
MURATARA - Viral! Seorang anak dan pria dewasa ramai jadi perbincangan netizen karena viral di media sosial lantaran menangkap ikan di tengah jalan rusak parah . Keduanya sedang menangkap ikan dalam kubangan lumpur menggunakan alat tradisional bubungan, Kamis (25/2/2021).
Baca juga: Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang dan Menangkap Ikan
Hasil pantauan ke lapangan, aksi keduanya itu buntut dari aksi protes warga yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak berat, yakni jalan poros Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) . Lokasinya berada di Dusun Sungai Bilang, antara Kelurahan Karang Dapo dan Desa Setia Marga.
Baca juga: Jambret Spesialis Tas Emak-emak Dibekuk, Berdalih Terlilit Banyak Utang
Seorang pengguna jalan, Junaidi (38) mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah lebih dari sebulan. Kerusakan jalan ada di beberapa titik, namun yang dinilai paling parah berada di Dusun Sungai Bilang tersebut. "Ada banyak lokasi titik rusaknya itu, cuma paling parah mungkin di situ," katanya.
Dia menambahkan, kerusakan jalan itu sangat menyulitkan aktivitas warga untuk keluar masuk desa. Terlebih lagi para petani karet dan kelapa sawit pun kesusahan mengeluarkan hasil kebun mereka.
Baca juga: Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang dan Menangkap Ikan
Hasil pantauan ke lapangan, aksi keduanya itu buntut dari aksi protes warga yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak berat, yakni jalan poros Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) . Lokasinya berada di Dusun Sungai Bilang, antara Kelurahan Karang Dapo dan Desa Setia Marga.
Baca juga: Jambret Spesialis Tas Emak-emak Dibekuk, Berdalih Terlilit Banyak Utang
Seorang pengguna jalan, Junaidi (38) mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah lebih dari sebulan. Kerusakan jalan ada di beberapa titik, namun yang dinilai paling parah berada di Dusun Sungai Bilang tersebut. "Ada banyak lokasi titik rusaknya itu, cuma paling parah mungkin di situ," katanya.
Dia menambahkan, kerusakan jalan itu sangat menyulitkan aktivitas warga untuk keluar masuk desa. Terlebih lagi para petani karet dan kelapa sawit pun kesusahan mengeluarkan hasil kebun mereka.
Lihat Juga :