Penawaran Harga Asetnya Dinilai Terlalu Mahal, Janda Blitar: Kan Bonus Istri

loading...
Penawaran Harga Asetnya Dinilai Terlalu Mahal, Janda Blitar: Kan Bonus Istri
Susan (35) pengusaha cafe dan resto di wilayah Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, yang menjual aset usahanya bonus istri. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
BLITAR - Susan (35), janda pengusaha cafe dan resto menilai harga jual aset usaha yang ia tawarkan, masih dalam batas wajar. Harga Rp2,9 miliar yang masih bisa dinego, baginya tidak terlalu mahal.

Baca juga: Janda Seksi di Blitar yang Siap Jadi Bonus Penjualan Asetnya, 20 Tahun Hidup di Hongkong

"Harga segitu wajar. Kan ada bonusnya juga, siap jadi istri , asalkan cocok ya," tutur Susan kepada SINDOnews.com sembari tertawa. Aset cafe dan resto yang dijual Susan berdiri di atas tanah seluas 750 meter persegi.

Letak usaha dengan omzet penjualan Rp2-3 juta/hari tersebut, juga tergolong strategis. Berada di pinggir jalan raya dengan posisi tidak jauh dari pasar tradisional Wlingi. Dari RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, juga berdekatan.





Dengan kompleks perumahan bersebelahan, termasuk tidak jauh dari lingkungan sekolahan. "Tepat di belakang cafe juga ada agrowisata petik sawi yang viewnya bagus," terang Susan menjelaskan.

Baca juga: Gugatan di MK Gugur, Hari Ini Bobby Nasution Ditetapkan Jadi Wali Kota Medan Terpilih

Untuk menegaskan harga aset yang ia tawarkan Rp2,9 miliar masih tergolong wajar, Susan membandingkan dengan harga perumahan di sebelahnya. Untuk satu unit rumah dengan ukuran 3 x 5 meter seharga Rp350 juta. Kemudian untuk ukuran 5 x 8 meter dipatok harga Rp700 juta. "Artinya harga aset yang saya tawarkan masih wajar," terang Susan.

Mengenai bonus untuk pembeli, yakni dirinya siap diperistri , menurut Susan bukan mencari sensasi. Janda satu anak yang pernah lama bermukim di Hongkong tersebut, menyatakan serius mencari suami. Baca juga: Takut Ada Vaksinasi COVID-19, Penduduk Satu Kampung di Alor Lari ke Hutan

Susan mengaku sudah lelah menjanda . Ia ingin kembali merajut rumah tangga dengan laki-laki yang setia, bisa menerima kekurangannya, serta bertanggung jawab. Susan tidak berharap pengalaman berumah tangga yang kandas gara-gara dikhianati suami, akan terulang. "Saya sudah capek menjomblo . Ingin kembali berumah tangga dengan laki laki yang setia," kata Susan.



Baca juga: Korupsi Dana Pelatihan untuk Desa, Kejari Konawe Jebloskan 2 Tersangka ke Tahanan

Kendati demikian, jika ada pembeli yang hanya ingin membeli aset usaha tanpa berfikir bonus, kata Susan hal itu bukan menjadi persoalan. Ia bisa menerimanya. Saat ini menurut Susan sudah ada pengusaha Blitar yang menawar Rp2,5 miliar. Namun masih dalam proses negosiasi. "Kalau ada yang mau membeli aset usaha saja tanpa mengambilnya bonus, juga tidak apa-apa," pungkas Susan.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top