Pelaku Pencabulan Santriwati di Jombang, Anak Kiai hingga Pimpinan Pesantren

Selasa, 16 Februari 2021 - 18:43 WIB
loading...
Pelaku Pencabulan Santriwati...
Tersangka SB, (49), pimpinan pesantren di Kecamatan Ngoro, Jombang ditetapkan sebagai tersangka pencabulan santriwati. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
JOMBANG - Jombang sebagai Kota Santri kembali tercoreng. Akibat ulah cabul oknum pimpinan pondok pesantren berinisial SB, (49). Kiai asal Kecamatan Ngoro ini tega mencabuli dan menyetubuhi sejumlah santriwatinya.

Baca juga: Santriwati Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes di Jombang Capai 15 Orang

Selama kurun waktu 2 tahun, SB menjadikan belasan santrinya sebagai tempat pelapiasan nafsu syahwat. Sedikitnya ada 15 santri yang diduga menjadi korban pencabulan oknum pimpinan pesantren ini. Tak hanya mencabuli, SB bahkan menyetubuhi sejumlah santrinya tersebut.

Baca juga: Jombang Geger, Pimpinan Ponpes Diduga Cabuli Santriwati

Dengan dalih membangunkan santriwati, SB masuk ke asrama putri pesantren saat malam hari. Ketika kondisi asrama sepi, SB kemudian memaksa santrinya untuk memuaskan nafsu birahinya. Ada yang hanya diraba-raba, hingga mengajak korbannya untuk melakukan hubungan badan.

Pelaku Pencabulan Santriwati di Jombang, Anak Kiai hingga Pimpinan Pesantren

Aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual di Polda Jatim tahun 2020 silam. Foto/Ist

Aksi bejat SB ini terkuak setelah satu orang santriwati kabur dari pesantren. Meski sempat berselisih paham kedua orang tuanya lantaran kabur dari pesantren, santriwati asal Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang itu akhirnya mengungkap perbuatan tak senonoh sang kiai.

Hingga akhirnya SB dicokok polisi pada Kamis (11/2/2021) malam. Kepada polisi, SB mengaku khilaf dan tak kuasa menahan syahwat hingga tega mencabuli dan menyetubuhi santrinya. Saat ini, SB sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan. Polisi juga masih melakukan pendalaman lantaran diduga masih banyak korban lainnya.

Praktik pencabulan dan persetubuhan dengan korban santriwati yang terjadi di lingkungan pesantren, menuai keprihatinan Jaringan Alumni Santri Jombang (JASiJO). Koordinator JASiJO, Aan Anshori menyebut, kasus ini merupakan tamparan keras bagi kalangan pesantren maupun Pemkab Jombang .

"Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang yang hingga kini terkesan mandek penyelesaian hukumnya. Dua peristiwa ini merupakan tamparan keras bagi Jombang yang selalu membanggakan dirinya sebagai Kota Santri. Santriwati harusnya dilindungi bukan malah digerayangi atau dicabuli," tulis Aan dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (16/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Polisi Tangkap KS, yang...
Polisi Tangkap KS, yang Diduga Bantu Pelarian Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved