Siap Divaksin, Bupati Rembang Ingatkan Warganya Tak Terpengaruh Kabar Hoax
Jum'at, 08 Januari 2021 - 18:43 WIB
loading...
Bupati Rembang, Abdul Hafidz ikut mengecek suhu tubuh saat berkunjung ke sebuah lokasi. Foto: iNews/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Bupati Rembang, Abdul Hafidz siap menjadi orang pertama di Kabupaten Rembang yang mendapatkan suntik vaksin COVID-19 .
Menurutnya, seorang pemimpin harus menjadi contoh bagi masyarakat. “Saya siap (divaksin pertama), karena pemimpin harus menjadi contoh,“ katanya, Jum’at (8/1/2021). (Baca Juga: Masyarakat Jateng Diajak Bertahan di Rumah 1 Bulan, Ganjar: Kita Mesti Berkorban)
Menurut bupati, idealnya semua warga divaksin. Tapi karena berkaitan dengan anggaran pemerintah pusat, sehingga harus menyesuaikan dan belum bisa semua masyarakat mendapatkan vaksin tersebut.
“Idealnya semua warga, cuman kan menyangkut pembiayaan. Kalau negara mampu, saya kira semua masyarakat tanpa terkecuali divaksin,“ imbuhnya. (Baca Juga: Hasil Rapid Test Antigen Reaktif, Ratusan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Batal Terbang)
Bupati menambahkan, hingga hari ini pihaknya belum menerima informasi kapan vaksin COVID-19 dikirim ke Kabupaten Rembang, karena barang masih berada di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, seorang pemimpin harus menjadi contoh bagi masyarakat. “Saya siap (divaksin pertama), karena pemimpin harus menjadi contoh,“ katanya, Jum’at (8/1/2021). (Baca Juga: Masyarakat Jateng Diajak Bertahan di Rumah 1 Bulan, Ganjar: Kita Mesti Berkorban)
Menurut bupati, idealnya semua warga divaksin. Tapi karena berkaitan dengan anggaran pemerintah pusat, sehingga harus menyesuaikan dan belum bisa semua masyarakat mendapatkan vaksin tersebut.
“Idealnya semua warga, cuman kan menyangkut pembiayaan. Kalau negara mampu, saya kira semua masyarakat tanpa terkecuali divaksin,“ imbuhnya. (Baca Juga: Hasil Rapid Test Antigen Reaktif, Ratusan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Batal Terbang)
Bupati menambahkan, hingga hari ini pihaknya belum menerima informasi kapan vaksin COVID-19 dikirim ke Kabupaten Rembang, karena barang masih berada di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Lihat Juga :