Selama PPKM, Pemda KBB Gandeng TNI-Polri untuk Awasi Kedisiplinan Warga

Jum'at, 08 Januari 2021 - 18:36 WIB
loading...
Selama PPKM, Pemda KBB...
Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan pengawasan ketat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 11-25 Januari 2021 mendatang. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan pengawasan ketat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 11-25 Januari 2021 mendatang. Selain mengoptimalkan pengawasan dari unsur internal seperti Satpol PP, Dinkes, dan Dishub. Pihak TNI-Polri juga akan dilibatkan untuk monitoring kepatuhan disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kami akan bekerja sama dengan TNI/Polri dalam melakukan pengawasan. Supaya PPKM ini benar-benari dipatuhi dan agar kasus COVID-19 bisa turun," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 , Pemda KBB, Agus Ganjar, Jumat (8/1/2021).

Agus menyebutkan, mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka mulai awal pekan depan sudah diberlakukan. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Pemda KBB telah merapatkan bagaimana teknis pelaksanaan PPKM dan sedang menyiapkan regulasinya. Ada sembilan indikator dari pemerintah pusat terkait PPKM yang harus dilaksanakan. Semuanya mengacu kepada ketentuan agar jangan ada keramaian dan kerumunan di masyarakat. (Baca: Viral, Perampok Tak Berbaju Nekat Bacok Sopir Truk Sembako di Siang Bolong).

Sembilan indikator itu ialah pembatasan kegiatan perkantoran dengan menerapkan 75% pegawai WFH, melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Kemudian pembatasan kegiatan makan/minum di restoran hingga 25%, operasional pusat perbelanjaan sampai pukul 19.00. (Baca: 25 Warga Sleman Terdampak Jalan Tol Yogya-Solo Terima Ganti Untung).

Aktivitas di tempat ibadah dibatasi maksimal 50%. Lalu kegiatan di fasilitas umum dan sosial budaya dihentikan sementara, termasuk ada pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum. Sementara untuk aktivitas medis dan konstruksi tetal berjalan normal namun dengan protokol kesehatan ketat. "Kegiatan yang menimbulkan kerumunan dibatasi. Bukan hanya di lingkungan masyarakat tapi juga di pusat perbelanjaan dan lingkungan kerja, baik swasta ataupun pemerintah," sebutnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved