Penerima Bantuan Bedah Rumah di Sinjai Melonjak Signifikan
Senin, 12 Oktober 2020 - 22:46 WIB
loading...
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) saat menyerahkan bantuan bedah rumah kepada masing-masing KPM di Kelurahan Lappa dan Bongki Kecamatan Sinjai Utara, Senin (12/10) lalu.
A
A
A
SINJAI - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kabupaten Sinjai mulai dimanfaatkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program BSPS yang bersumber dari Kementerian PUPR ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) kepada masing-masing KPM di Kelurahan Lappa dan Bongki Kecamatan Sinjai Utara, Senin (12/10/2020) lalu.
Bupati Sinjai menyebut program ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat. Sebab, kata dia, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, itu berawal dari rumah.
Ia pun mengajak penerima bantuan senantiasa bersyukur, pasalnya tahun ini Program Bedah Rumah kembali dapat dilaksanakan meski ditengah pandemi Covid-19. Apalagi, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Sinjai selama dua tahun terakhir melonjak signifikan, bahkan mencapai 100 persen. Dari 300 rumah di tahun 2019 menjadi 654 unit rumah tahun 2020.
Baca Juga: Warga Sinjai Dukung Kelanjutan Pembangunan Tahura
“Saya berharap kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini, sehingga tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah yang kurang layak. Makanya kita dorong dinas terkait agar ini bisa dimaksimalkan,” kata ASA usai menyerahkan program bantuan bedah rumah itu di Kelurahan Bongki.
Terpisah, Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Sinjai Anshar Arsyad, mengatakan, Program Bedah Rumah ini menyentuh 14 Desa dan 4 kelurahan.
“Jadi totalnya 654 unit rumah melalui tiga jenis program pemerintah yaitu BSPS reguler sebanyak 220 unit, program BSPS strategis sebanyak 300 unit, dan program BSPS khusus untuk kawasan kumuh dalam kota sebanyak 134 unit,” katanya.
Bupati Sinjai menyebut program ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat. Sebab, kata dia, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, itu berawal dari rumah.
Ia pun mengajak penerima bantuan senantiasa bersyukur, pasalnya tahun ini Program Bedah Rumah kembali dapat dilaksanakan meski ditengah pandemi Covid-19. Apalagi, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Sinjai selama dua tahun terakhir melonjak signifikan, bahkan mencapai 100 persen. Dari 300 rumah di tahun 2019 menjadi 654 unit rumah tahun 2020.
Baca Juga: Warga Sinjai Dukung Kelanjutan Pembangunan Tahura
“Saya berharap kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini, sehingga tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah yang kurang layak. Makanya kita dorong dinas terkait agar ini bisa dimaksimalkan,” kata ASA usai menyerahkan program bantuan bedah rumah itu di Kelurahan Bongki.
Terpisah, Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Sinjai Anshar Arsyad, mengatakan, Program Bedah Rumah ini menyentuh 14 Desa dan 4 kelurahan.
“Jadi totalnya 654 unit rumah melalui tiga jenis program pemerintah yaitu BSPS reguler sebanyak 220 unit, program BSPS strategis sebanyak 300 unit, dan program BSPS khusus untuk kawasan kumuh dalam kota sebanyak 134 unit,” katanya.
Lihat Juga :