Mengkhawatirkan, Kota Malang Kembali Zona Merah COVID-19, Angka Penularannya 1,04

Rabu, 16 Desember 2020 - 16:49 WIB
loading...
Mengkhawatirkan, Kota...
Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa meresmikan Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard di Kota Malang, untuk menangani pasien COVID-19. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A A A
MALANG - Baru sekitar dua bulan bebas dari status zona merah penularan COVID-19 , kini Kota Malang , kembali terjerebab ke zona merah akibat tingginya akan positif COVID-19 pada pertengahan bulan Desember ini.

(Baca juga: Awas, Kasus COVID-19 Kota Malang Melonjak, Block Office Jadi Klaster Penularan )

Data terakhir pada Kamis (16/12/2020), kasus COVID-19 di Kota Malang mencapai 91. Dari jumlah tersebut tujuh kasus meninggal dunia, 46 kasus berhasil sembuh, dan dalam pemantauan 38 kasus.

Menurut Kabag Humas Pemkot Malang , Nur Widianto, total jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak 2.925 orang, terdiri dari dalam pemantauan sebanyak 236 orang, yang sudah sembuh sebanyak 2.411 orang, dan meninggal dunia sebanyak 278.

"Sementara untuk yang suspek totalnya sebanyak 4.002 orang. Sebanyak 226 orang di antaranya isolasi di rumah sakit; 100 orang isolasi di rumah; 99 orang meninggal dunia; dan sudah selesai pemantauan sebanyak 3.577 orang," tuturnya.

(Baca juga: Mojokerto Gempar, Anak Jalanan Dobrak Pintu Mobil dan Paksa Minta Uang )

Widianto menegaskan, masyarakat wajib meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Kuncinya disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan menggenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," tegasnya.



Berdasarkan data di laman covid.bappenas.go.id, angka rate of transmission (Rt) atau angka reproduksi efektif (Re) di Kota Malang , kini telah mencapai 1,04. Meningkat tajam bila dibandingkan pada Oktober sampai dengan awal Desember yang mencapai 0,98-0.99.

Angka Rt/Re di Kota Malang , pada pertengahan bulan Desember ini melampaui yang terjadi pada bulan Agustus 2020, saat pertama kali Kota Malang ditetapkan berstatus zona merah dan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

(Baca juga: 6 Laskar FPI Pengawal Habib Rizieq Ditembak Mati, Ali Ngabalin: Percaya Versi Polisi )

Pada bulan Agustus 2020, angka Rt/Re menyentuh angka 1.03. Sementara saat ini telah mencapai 1,04. Artinya, setiap satu pasien positif COVID-19 di Kota Malang , bisa menularkan kepada lebih dari satu orang.

Wali Kota Malang , Sutiaji yang baru saja dinyatakan sembuh dari COVID-19 juga meminta kepada masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. " COVID-19 masih ada, dan kita semua wajib waspada dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.

Hal senada juga ditegaskan Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa saat meresmikan Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard, Rabu (16/12/2020). "Semua institusi telah bekerja keras bersama untuk menangani COVID-19 . Tentunya harus diimbangi dengan disiplin masyarakat," tuturnya.

(Baca juga: Cegah Pergerakan Massa Terkait Kasus Habib Rizieq, Polda Banten Lakukan Filterisasi )

Dia menegaskan, pemerintah daerah bekerjasama dengan Polres dan Kodim, terus meningkatkan operasi yustisi. Bahkan, operasi yustisi diharapkan bisa semakin diperketat. "Penyebaran COVID-19 belum berhenti, kita semua harus disiplin," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved