Gus Amik Sayangkan Tudingan Politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat

Sabtu, 21 November 2020 - 06:00 WIB
loading...
Gus Amik Sayangkan Tudingan...
Miratul Mukminin atau Gus Amik. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Miratul Mukminin atau yang akrab disapa Gus Amik menyayangkan perkataan dan tudingan politikus senior PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, yang menyebutkanbahwa calon Walikota Surabaya, Machfud Arifinmenggunakan strategi memecah belah di Pilkada Kota Surabaya 2020 .

“Pemimpin seharusnya berbicara masa depan, bukan masa lalu,” kata Gus Amik.

Kata dia, pernyataan Djarot Saiful Hidayat yang menuding Machfud-Mujiaman menggunakan politik "Devide Et Impera" untuk memecah belah persatuan, seakan membawa masyarakat pada era penjajahan kolonial. "Sungguh jauh panggang dari api, sangat ironis dan memprihatinkan. Sosok yang sangat berpengalaman dalam pemerintahan dan egaliter, ibarat harus memakai jaket saat terik matahari, dan menggunakan payung saat tidak turun hujan,” katanya.

Mantan Bupati Magetan ini menegaskan, saat ini rakyat Indonesia sudah cerdas. Itupun karena buah kemerdekaan yang dihasilkan founding father proklamator kita "Bung Karno", dan para penerus yang mengisi kemerdekaan. "Rakyat sudah semakin paham bagaimana memilih pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah dan bukan memberikan masalah," tegasnya. (Baca Juga: Debat Pilwali Surabaya: ERJI Bangun Akademi, MAJU Berkantor di Kelurahan)

Gus Amik kembali menegaskan, dengan adanya deklarasi kampanye damai dan penandatanganan pakta integritas, menunjukkan sejak awal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya taat azas dan menjunjung tinggi integritas, berkomitmen dan sportif, menghargai KPU dan Bawaslu untuk melaksanakan pesta demokrasi dengan nyaman dan damai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilkada Kota Surabaya...
Pilkada Kota Surabaya 2024, Eri-Armuji Melawan Kotak Kosong
PDIP Jatim Gelar Konsolidasi...
PDIP Jatim Gelar Konsolidasi Akbar, Target 70 Persen Suara Kemenangan Ganjar
Konvoi Joeang dan Drama...
Konvoi Joeang dan Drama Kolosal Kedung Cowek Menolak Lupa Sejarah
Hujan Deras 2 Jam, Jalan...
Hujan Deras 2 Jam, Jalan Protokol di Surabaya Terendam Banjir
Kecewa Wawako Tak Dilantik,...
Kecewa Wawako Tak Dilantik, Warga Pematangsiantar Berangkat ke Jakarta Temui Presiden Jokowi
Nikodemus Rihi Heke...
Nikodemus Rihi Heke Dilantik Jadi Bupati Sabu Raijua, Janji Segera Tancap Gas
Waketum Perindo Michael...
Waketum Perindo Michael Sianipar Nilai Cawalkot Surabaya Eri Cahyadi Punya Rekam Jejak Baik
Eri Cahyadi Beri Sinyal...
Eri Cahyadi Beri Sinyal Kembali Berpasangan dengan Armuji di Pilkada Surabaya 2024
Tahu Seluk Beluk Jajaran...
Tahu Seluk Beluk Jajaran hingga Visi Misi, Eri Cahyadi: Partai Perindo Sudah Seperti Saudara
Rekomendasi
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Berita Terkini
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Infografis
Gus Mus: Urusan NU Memenangkan...
Gus Mus: Urusan NU Memenangkan Indonesia, Bukan Capres
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved