Festival Film Bandung 2020 Jadi Ajang Film Bumi Manusia Unjuk Gigi

loading...
Festival Film Bandung 2020 Jadi Ajang Film Bumi Manusia Unjuk Gigi
Film berjudul Bumi Manusia produksi Falcon Pictures berhasil memborong lima penghargaan diajang Festival Film Bandung (FFB) 2020. Foto/Ist.
BANDUNG - Film berjudul Bumi Manusia produksi Falcon Pictures, berhasil memborong lima penghargaan film bioskop pada ajang Festival Film Bandung (FFB) 2020. (Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Pimpinan Ponpes Buntet Sarankan Reuni 212 Ditunda)

Lima penghargaan yang berhasil dibolehkan adalah sebagai Film Bioskop Terpuji, Pemeran Utama Terpuji kepada Iqbal Ramadhan, Sutradara Terpuji kepada Hanung Bramantyo, Penulis Skenario Terpuji kepada Salman Aristo, dan Penata Pameran Terpuji kepada Ipung Rachmat Saiful.

Diketahui,film Bumi Manusia adalah hasil adaptasi novel karya Pramodya Ananta Toer. Film iji mengangkat pemeran utama Minke yang diperankan Iqbaal Ramadhan dan dan Annalies Mellema yang diperankan Mawar de Jongh.

Film ini mengangkat tentang kisah percintaan antara Minke dan Annalies. Namun percintaan keduanya diselingi kegamangan akan kondisi keduanya. Film ini berlatar masa penjajahan, yang juga menjadi menarik lantaran ada kisah cinta dan perjuangan. (Baca juga: Puluhan Botol Minol Disita Dari Toko Milik Ibu Setangah Baya)



Selain film Bumi Manusia, tiga film lainnya yang berhasil meraih penghargaan adalah Pemeran Utama Wanita Terpuji diraih oleh Jessica Mila dari film Imperfec. Pemeran Pembantu Pria Terpuji Jefri Nicol dari film Habibie & Ainun 3. Pemeran Pembantu wanita Terpuji Christine Hakim dari film Perempuan Tanah Jahanam. Penata Editing Terpuji Wawan I Wibowo dari film Habibie & Ainun 3. Penata Artistik Terpuji Wencislaus de Rozari dari film Gondala, dan Penata Musik Terpuji Ira Fahrir dan Dimas dari film Imperfect.



Ketua Forum Film Bandung Eddy D Iskandar mengatakan, pengamatan film tahun ini tidak genap satu tahun 2019-2020. Pihaknya mengamati dan menilai 79 film yang diputar di bioskop, sejak 1 Agustus 2019 hingga 20 Maret 2020, karena PSBB mulai diberlakukan total. (Baca juga: Tantang Polisi Mabuk dan Menangkapnya, Pembuat Konten Ini Tak Berkutik Saat Dibekuk)



"Ditinjau dari jumlah atau kuantitas, tentu saja tak memadai. Lagi pula, mengamati dan menilai film di tengah situasi yang tak menentu ini, tentu bukan hal yang mudah, mengingat banyak film yang harus kami amati tak sepadan dengan jumlah produksi. Karena ada produksi yang terhenti, dan ada pula yang sudah selesai produksi namun terhalang lockdown akibat COVID-19," beber dia.

Sepanjang 1 Agustus 2019-20 Maret 2020, Regu Pengamat FFB mengamati sebanyak 79 judul film nasional. Secara kuantitas tentu saja hal ini menurun dibanding tahun lalu (periode pengamatan 2018-2019) yang mencapai jumlah 110 judul film.

Kendati begitu, Festival Film Bandung ke-33 tahun 2020 ini, pihaknya harus tetap bekerja secara profesional dan proporsional demi menjaga keberlangsungan festival yang sudah berjalan sejak 1987 silam ini. (Baca juga: Belasan Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang, 2 Mobil dan 1 Motor Rusak Parah)
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top