Perjuangan Penderita Komorbid Melawan COVID-19
Minggu, 01 November 2020 - 21:12 WIB
loading...
Petrus Tjandra terbaring di salah satu rumah sakit melawan virus COVID-19. Foto/Ist
A
A
A
BOGOR - Telah 4 hari Petrus Tjandra terbaring di salah satu rumah sakit , menyusul isterinya (Paula) yang telah lebih dulu positif terpapar virus corona .
Direktur sebuah perusahaan tambang ini adalah seorang pekerja keras sejak muda. Setiap hari tidak setidaknya dia bertemu 10 orang per hari, tapi kini dia tergolek sendirian di ranjang sebuah rumah sakit dan hanya bertemu dengan tenaga medis. (Baca juga: Sebanyak 67.900 Orang Dinyatakan Suspect Covid-19 )
Itupun sangat terbatas. Tidak setiap saat mereka bisa dipanggil. Stress lebih menyiksa dibandingkan demam dan hilangnya rasa pengecap dan penciuman. (Baca juga: Apresiasi Pelayanan Rumah Sakit, Menkes: Tidak Pernah Padam Melayani Pasien )
Kakek berumur 60 tahun dengan 4 orang cucu ini sadar bahwa imunnya akan makin merosot jika mental terus menurun.
“Saya tidak akan menyerah. Saya pasien komorbid dan usia lanjut. Risiko kematiannya tinggi. Tapi saya optimis sembuh. Terus berdoa dan berserah diri kepada Tuhan,” ujar Petrus saat berbicara melalui telepon, Minggu (1/11/2020).
Direktur sebuah perusahaan tambang ini adalah seorang pekerja keras sejak muda. Setiap hari tidak setidaknya dia bertemu 10 orang per hari, tapi kini dia tergolek sendirian di ranjang sebuah rumah sakit dan hanya bertemu dengan tenaga medis. (Baca juga: Sebanyak 67.900 Orang Dinyatakan Suspect Covid-19 )
Itupun sangat terbatas. Tidak setiap saat mereka bisa dipanggil. Stress lebih menyiksa dibandingkan demam dan hilangnya rasa pengecap dan penciuman. (Baca juga: Apresiasi Pelayanan Rumah Sakit, Menkes: Tidak Pernah Padam Melayani Pasien )
Kakek berumur 60 tahun dengan 4 orang cucu ini sadar bahwa imunnya akan makin merosot jika mental terus menurun.
“Saya tidak akan menyerah. Saya pasien komorbid dan usia lanjut. Risiko kematiannya tinggi. Tapi saya optimis sembuh. Terus berdoa dan berserah diri kepada Tuhan,” ujar Petrus saat berbicara melalui telepon, Minggu (1/11/2020).
Lihat Juga :