Jual 2 Gadis Belia untuk Pemuas Seks, 4 Remaja Samarinda Dibekuk Polisi

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 14:47 WIB
loading...
Jual 2 Gadis Belia untuk...
Satreskrim Polresta Samarinda berhasil menangkap empat pelaku dugaan perdagangan orang melalui aplikasi online. Foto/SINDOnews/Tsabita
A A A
SAMARINDA - Satreskrim Polresta Samarinda , berhasil menangkap empat pelaku dugaan perdagangan orang melalui aplikasi online. Keempatnya diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) setelah penyelidikan adanya perdagangan anak di bawah umur untuk prostitusi.

(Baca juga: Ketua RT di Batam Tewas Berseimbah Darah Usai Ditikam Tetangganya )

Kasat Reskrim Polresta Samarinda , Kompol Yuliansyah melalui Kanit PPA Iptu Teguh Wibowo menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula saat salah satu keluarga korban melaporkan putri mereka tak kunjung pulang.

Berdasarkan laporan itu, penyidik mulai mengembangkan kasus dan menemukan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). "Kita menemukan salah satu korban di Kota Balikpapan, sedang bersama tiga orang pelaku laki-laki sedang jalan-jalan sambil menunggu konsumen ," kata Teguh, Jumat (30/10/2020).

Saat diamankan, tambahnya, korban sudah sempat melayani konsumen . Di Kota Balikpapan, polisi juga menemukan korban lainnya. Keduanya berusia 15 dan 16 tahun. "Setelah kami kembangkan, ternyata ada pelaku lainnya di Samarinda berjenis kelamin perempuan," papar Teguh.

(Baca juga: Dikejar Polisi Hutan, Pencuri Kayu Jati Lari Terbirit-birit )

Para pelaku menjajakan korbannya melalui aplikasi online. Jika ada kesepakatan harga, para pelaku akan mengantarkan korbannya ke penginapan yang disepakati. "Harganya mulai dari Rp400 ribu, Rp500 ribu, hingga Rp800 ribu," sebut Teguh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Kampung Narkoba di Samarinda...
Kampung Narkoba di Samarinda Dijaga ‘Sniper’ hingga Kode Khusus
Kampung Narkoba di Samarinda...
Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek, 11 Orang Dapat Hadiah Timah Panas di Kaki
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Tersangka sejak 2025,...
Tersangka sejak 2025, Polisi Intensifkan Buru DPO Kekerasan Seksual di Jakut
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
PBB Masukkan Israel...
PBB Masukkan Israel dalam Daftar Hitam Kekerasan Seksual, Zionis Bekukan Hubungan dengan Guterres
Rekomendasi
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved