Residivis Pembegal Payudara Karyawati BUMN Kembali Masuk Bui

Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:47 WIB
loading...
Residivis Pembegal Payudara...
Residivis pembegal payudara karyawati BUMN di Palangkaraya, dibekuk polisi. Foto/Ilustrasi
A A A
PALANGKARAYA - AF, pemuda berusia 22 tahun, residivis di Palangkaraya , Kalimantan Tengah (Kalteng), yang baru mendapatkan kebebasan bersyarat pada Februari 2020, kembali berulah.

(Baca juga: Petinggi Sunda Empire Divonis 2 Tahun Penjara, Ini Penjelasan Hakim )

AF kini kembali masuk bui setelah ditangkap dalam kasus pencabulan dengan cara membegal payudara seorang karyawati yang bekerja di instansi BUMN di Palangkaraya . Aksinya dilakukan pada 24 Oktober 2020.

Dihadapan polisi, AF mengaku khilaf usai menenggak minuman keras dan mengkonsumsi zenith. Saat mabuk tersebut, dirinya lantas melakukan pembegalan payudara di samping rumah jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan D.I. Panjaitan Palangkaraya .

"Saat kejadian, korban sedang duduk di atas motor di pinggir jalan. Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang lalu meramas payudara korban dan kabur," ujar Kapolresta Palangkaraya , Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Selasa (27/10/2020).

(Baca juga: Hujan Tangis Warnai Prosesi Pemakaman Korban Pembunuhan )

Merasa terkejut, korban berteriak lalu mengambil gambar pelaku yang sempat menoleh ke arahnya. "Korban yang terkejut sempat berteriak sehingga pelaku menoleh kearahnya, selanjutnya korban mengambil handphone miliknya untuk memfoto pelaku," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Rekomendasi
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved